Demokrat Jabar Dukung SBY Ketum Partai Demokrat 2015-2020

Share:
DUKUNG SBY. Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Meyjen TNI Purn. Iwan Ridwan Sulandjana (paling tengah) memberi keterangan pers soal dukungannya kepada SBY agar kembali menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat (2015-2020) di Kongres ke-IV Partai Demokrat yang dilaksanakan di Surabaya 11-13 Mei 2015. Foto: Isur

BANDUNG - Sedikitnya 29 suara bulat dialamatkan untuk mendukung Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menjabat Ketua Umum DPP Partai Demokrat, di Kongres ke-IV yang digelar di Surabaya 11-13 Mei 2015.Ke-29 suara itu berasal dari 2 suara DPD dan 27 DPC Demokrat se-Jabar termasuk Pangandaran. 

"Kami sepakat dan bulat mengusung SBY jadi ketua umum lagi. Itu harga mati," tandas Ketua DPD Demokrat Jabar, Mayjen TNI Purn. Iwan R. Sulandjana, sesaat sebelum berangkat mengikuti Kongres ke-IV Demokrat di Surabaya, di ruang tunggu VIP Stasiun KA Bandung, Minggu sore (10/5).

Tim Demokrat Jabar memberangkatkan sedikitnya 68 delegasi ke dalam kongres demokrat tersebut. Selain yang memiliki hak suara, mereka juga akan memberi support atas kongres demokrat di Surabaya. Selain SBY  beberapa nama diantaranya Marzuki Alie, Gede Pasek Suardika dan anggota Dewan Pembina Ahmad Mubaroq muncul untuk maju sebagai calon ketua umum.

Menanggapi hal itu Iwan Sulandjana mempersilahkan mereka mencalonkan jadi ketum. Kata dia iitu bebas, tetapi DPD Jawa Barat bulat mendukung SBY. Ada beberapa alasan mengapa DPD Partai Demokrat mendukung SBY diantaranya saat ini dianta, antara lain semua kader partai Demokrat, SBY hadir sebagai pemersatu. 

"Terbukti saat PD terbagi dua ada kubu Anas Urbaningrum dan kubu grup Marzuki Alie, SBY bisa mempersatukan kembali, hingga sekarang," tandasnya. Alasan lain, SBY dinilai bisa menggerakkan dan punya daya tarik sendiri, terbukti pada tahun  2014 lalu, PD diprediksi hanya bisa meraih suara 4-6 persen. "Ternyata kami bisa meraih hingga 10 persen," kata Iwan.

Sementara itu, Iwan memaparkan soal materi yang akan dibahas dalam Kongres tersebut. Antara lain AD/ART yang baru untuk 5 tahun mendatang, termasuk program partai, masalah pemenangan pilkada serentak, pemilu 2019, dan pemilihan ketua umum yang baru."Materi lainnya tentang laporan pertanggungjawaban ketua umum lama dan pandangan umum para ketua DPD terhadap laporan pertanggungjawaban ketua umum lama serta kondisi partai ke depan," papar Iwan.

Mau tidak mau, Demokrat jabar hanya memiliki satu nama untuk diusung menjadi ketua umum yang baru. Meski ada nama calon lainnya, demokrat jabar tidak terpengaruh. Karena, kata Iwan, seluruh DPC di jabar meminta agar nama SBY menjadi satu-satunya calon yang wajib diusung dan kembali memimpin Partai Demokrat."Bahkan mengarah ke pengusungan SBY kembali menjadi presiden 2019. Kondisi kepemimpinan di Indonesia saat ini sangat menguntungkan bagai demokrat, khususnya terhadap sosok SBY," tandas Iwan lagi.

Deklarasi dukungan DPC Demokrat se-Jabar untuk SBY bahkan sudah dilakukan beberapa saat sebelumnya  di Bogor. Sedangkan dalam konferensi pers di Bandung tersebut, Iwan Sulandjana juga menceritakan keinginannya untuk memajukan demokrat di pilkada serentak. Dari delapan pilkada serentak akhir tahun ini, demokrat akan mengusung para calon bupati dan wakil bupati.

"Kita berharap semuanya lolos, tetapi tidak semuanya bisa mengusung calon, ada juga yang hanya ikut koalisi, tergantung jumlah kekuatan kursi di dewan," kata Iwan. Daerah yang cukup diandalkan terutama karawang, calon dari demokrat diharapkan unggul dalam pilkada nanti.(Isur)

No comments