Pilgub Jabar 2018- Dede Yusuf: Bukan Pilgub Tapi Nasib Rakyat

Share:
Namanya sudah sering disebut-sebut sebagai aktor, mantan wakil gubernur dan tentu saja komandan pasukan "Bodrex". Siapa lagi kalau bukan Yusuf Macan Effendy alias Dede Yusuf. Jika Eka Santosa lebih dulu menyatakan siap menggalang kekuatan untuk pesta demokrasi Jawa Barat (Pilgub) 2017, Dede Yusuf justru tidak terlalu tertarik untuk bicara soal itu.

Kepada sejumlah awak media dan para budayawan di Bandung, Rabu (11/11/2015), putera Ibunda Rahayu Effendy ini masih ingin menunjukan kinerjanya dalam refleksi setahun menjabat Ketua Komisi IX DPR RI. Salah satu yang digarap komisi ini adalah ketenagakerjaan. Di Jalan Anggrek nomor 42 Bandung itu, Dede Yusuf membongkar persoalan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Soal ini menjadi perhatian serius mantan wakilnya Kang Aher ini.

Di tangan Dede Yusuf, nasib BPJS bagi rakyat sangat dipertaruhkan. Dede Yusuf akan berkonsentrasi membela habis-habisan tenaga kerja dan buruh di Indonesia, tidak lago skup Jawa Barat, tetapi seantero nusantara ini. Kalau pun wartawan bertanya soal keterlibatan dirinya dalam Pilgub Jabar 2017 mendatang, 

Dede Yusuf hanya mengatakan, dirinya berkonsentrasi membela nasib rakyat. Dia tidak ingin sekadar jargon dan slogan, kehidupan rakyat Indonesia adalah urat nadinya. Waktunya hanya dikuras untuk membela rakyat khususnya pada persoalan ketenagakerjaan dan daya beli. "Saya akan menunggu tahun 2017, belum mau komentar banyak soal Pilgub Jabar 2017. Saya adalah rakyat, saya akan tunjukan bahwa hidup saya adalah hidup rakyat," ungkap Dede Yusuf.

Menurutnya, jika pada saat ini bicara soal keterlibatan dirinya dalam Pilgub 2017, dia mengaku tidak konsen. Namun jika pada saatnya nanti ternyata rakyat membutuhkan dirinya untuk Jawa Barat, kita lihat saja bagaimana para pihak berkomentar soal ini. "Saat ini pun saya tidak perlu hasil survey, lihat saja nanti pas 2017. Kalau rakyat mendesak, apa boleh buat," begitulah Dede Yusuf berkomentar.(isur)

No comments