PEKAN IMUNISASI NASIONAL DI JABAR SUKSES

Share:

Parents, pada tanggal 8-15 Maret 2016 Kementerian Kesehatan bersama seluruh Dinas Kesehatan seluruh Indonesia akan melaksanakan Pekan Imunisasi (PIN) Polio 2016. PIN Polio 2016 adalah program pemberian imunisasi polio kepada seluruh balita yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan balita terhadap penyakit polio.
Penyakit polio merupakan penyakit pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus Polio. Secara klinis penyakit polio di derita anak di bawah umur 15 tahun yang menderita lumpuh layu akut.
Penyebaran penyakit ini melalui kotoran manusia (tinja) yang ter kontaminasi oleh virus polio. Kelumpuhan di mulai dengan gejala demam, nyeri otot dan kelumpuhan pada minggu pertama sakit. Kemudian bisa terjadi juga kelumpuhan otot pernafasan apabila polio tidak segera ditangani.
Kasus polio sudah tidak ada lagi di Indonesia sejak tahun 2006. World Health Organization (WHO) pun telah menyatakan Indonesia sebagai negara bebas polio pada tahun 2014.
Imunisasi Polio tetap diberikan sebagai antisipasi agar tidak terjadi penyebaran dari negara tetangga yang masih banyak di dapati kasus polio.
Program pemberian imunisasi dasar polio juga masih wajib diberikan sebagai bentuk komitmen pemerintah Indonesia untuk mewujudkan dunia bebas polio pada tahun 2020.
Anak usia berapa yang wajib mengikuti PIN Polio 2016 ?
Imunisasi polio dalam PIN 2016 diberikan pada anak berusia 0-59 bulan tanpa melihat status imunisasi sebelumnya.  Imunisasi diberikan dalam bentuk tetes dengan dosis dua tetes kepada balita.
---------------
SUMBER: http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/
Wagub Teteskan Vaksin Polio Di Bio Farma
BANDUNG-Wagub Jabar, Deddy Mizwar teteskan vaksin polio kepada anak balita dalam rangka pencanangan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN). Dua tetes vaksin polio diberikan kepada anak balita oleh Wagub Deddy Mizwar, Selasa (8/3), bertempat di Halaman Kantor Bio Farma, Bandung.
Selain wagub, juga Ibu Ketua TP PKK Prov. Jabar, Netty Heryawan berikan vaksin polio kepada anak balita, diikuti Direktur Bio Farma, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Jabar, Alma Luciaty, Walikota Bandung, Ridwan kamil beserta isteri.
Usai meneteskan vaksin polio, Wagub Deddy Mizwar mengunjungi pelaksanaan pemberian vaksin kepada kurang lebih 1000 anak balita oleh tim Kesehatan Bio Farma. Seribu anak balita itu, tergabung dari beberapa Posyandu yang ada di sekitar Kantor Bio Farma. Tiap balita yang sudah diberi vaksin diberi tanda pakai tinta pada jari kelingkingnya, serta diberi hadiah berupa bingkisan.
Menurut salah seorang Tim Kesehatan Bio Farma, pihaknya menyediakan tim dokter. Tujuannya untuk memberikan pelayanan konsultasi terhadap para orang tua setelah anaknya divaksin, ujarnya.
Jumlah balita yang akan divaksin di Kota Bandung, berjumlah sekitar 250 ribu. Sedangkan untuk tingkat Jawa Barat, terdapat sekitar 4,5 juta balita akan mendapat vaksin polio.

No comments