Petualangan TK Khoiru Ummah di Alam Santosa | Anak-anak Lebih Aktif-Atraktif

Share:




PERMAINAN anak-anak yang paling baik, produktif dan sehat itu, adalah yang lebih menekankan aktivitas fisik dan pikiran ketimbang hanya satu aspek belaka. Berbeda dengan game gadget, fisik anak lebih pasif. Petualangan anak-anak TK Khoiru Ummah di Alam Santosa Pasir Impun Kab. Bandung, mengajak kita membuktikan game tradisional lebih canggih ketimbang game era sekarang.

Anak-anak TK Khoiru Ummah terlibat permainan seru bernuansa kesundaan. Sejumlah game tradisional mereka ikuti. Istilah yang populer game itu disebut Kaulinan Barudak Urang Lembur. Kalau tidak ikut ambil bagian, pastinya kita agak sinis, soalnya selain seru juga menyehatkan.

Di Alam Santosa, sengaja diciptakan tempat dengan suasana 'nyunda'. Pemilik tempat ini bernama Drs. Eka Santosa, merancang lokasi ekowisata bernuansa budaya dan lingkungan hidup. Siapa pun akan tertarik jika sudah memasuki tempat ini. Selain dibuat hutan juga ditanam sejumlah ikan endemik, bangunan ala sunda, baduy luar, dan ditanam sejumlah pohon langka. Airnya di tempat ini tersedia karena mata air dari 'adegan' pohon-pohon produktif.

Bagi yang suka permainan, di Alam Santosa disediakan sedikitnya 200-an permainan unik gaya tradisional Jawa Barat. Namun tidak seluruhnya diperagakan di sini. Hanya 10 hingga 20-an permainan yang digelar. Pihak pengelola masih mempersiapkan dan melengkapi sejumlah fasilitas pendukung.

Permainan sejenis oray-orayan, pepeletokan, bedil awi, sapintrong, jajangkungan, maen kaleci, galah, nininjaan, maledog kenteng, dan sejumlah permainan lainnya masih bisa ditemui di sini. Salah seorang guru yang juga pengasuh TK Khoiru Ummah, Ate Masitoh SPd, mengaku terinspirasi untuk membawa anak-anak asuhannya ke tempat ini.

"Sangat menyenangkan, udara segar, suasana sangat mirip dengan suasana waktu kami masih kanak-kanak. Namun suasana dan tempat seperti ini sudah jarang ditemui, apalagi permainan anak-anak kampung yang sudah ditinggalkan anak-anak zaman ini. Padahal, permainan zaman dulu jauh lebih baik dan bermanfaat ketimbang game di zaman sekarang," papar Ate Masitoh.
 
Masalah harga tiket bukanlah persoalan, tetapi yang lebih menonjol adalah manfaat bagi anak-anak sekarang. Ate Masitoh membandingkan permainan zaman dulu dengan game saat ini. Game Tradisional melibatkan aktivitas fisik anak-anak. Bahannya pun mudah di dapat di sekitar lokasi rumah. Lebih murah dan sehat. Namun game saat ini selain bahannya harus dibeli (gadget) di toko juga membuat anak-anak menjadi pasif. Anak-anak sekarang hanya pandai berkhayal dengan game-nya.

Pengakuan Neni, orangtua murid TK Khoiru Ummah, sangat suka dengan permainan-permainan di Alam Santosa. Sama dengan pendapat Ate Masitoh, sebagai orangtua pun tidak keberatan anak-anaknya terlibat permainan yang membuat fisiknya lebih aktif selain otaknya. "Fisik aktif membuat otak semakin cerdas, berbeda dengan hanya aktif otak tidak selalu membuat anak semakin bergairah untuk belajar memahami banyak hal," kata Neni.

Mencontoh Alam Santosa
Begitu pun Cucu Rohayati. Ibunda Saira Nazneen Aqillah ini, meyakini permainan yang sehat akibat jenis game yang digunakan identik dengan tempat dan suasana yang sehat. Apalagi ditambah asupan makanan tradisional yang olahannya tidak menggunakan bahan pengawet maupun bahan berbahaya lainnya.

"Saya ingin anak saya cerdas dan berperilaku positif lantaran pengaruh permainan yang baik, sehat, dan tidak membahayakan. Alam Santosa Pasir Impun menjadi salah satu contoh tempat yang mendidik anak-anak kita memahami alam, tradisi dan lingkungan," tandas Cucu.

Di Alam Santosa, kita bisa melibatkan aktivitas anak-anak usia dini. Namun demikian semua permainan tradisional itu juga bisa dilakukan anak SD, SMP, bahkan SMA dan sejajar remaja.

Yang bertindak sebagai game masternya dikomandoi Dadan S. Sumardja yang juga Manajer Alam Santosa. Masyarakat Jawa Barat atau warga mana pun yang tertarik berpetualang di sini diajak untuk menikmati sejumlah permainan, bisa outbond, kemping, olahraga mingguan, menginap, bahkan berpetualang menyusuri hutan buatan di area sekitar 5 hentar.

Bagi yang belum mengetahui jenis pohon langka, jenis ikan endemik langka, hingga cara membuat mata air, semuanya ada di Alam Santosa. "Begitulah kami merancang suasana agar kita pandai mensyukuri nikmat Alloh yang diberikan kepada kita. Prototype alam indah nan asri itu ada di tenpat kami," papar Dadan.

Petualangan tentu saja berlanjut, anak-anak TK Khoiru Ummah itu pun tadabbur alam, menikmati suasana hutan buatan, sawah, dan balong berisi ikan endemik yang sengaja ditangkarkan di tempat ini. Di bagian atas area ini pun disediakan terapi ikan bagi pengunjung tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk orang dewasa.

Kita pasti penasaran tentang leuit atau tempat disimpannya bahan makanan (padi). Tentu disiapkan juga demplot sawah yang ditanami padi maupun huma. Bagi yang penasaran ingin mendalami soal kearifan lokal, pengelola Alam Santosa juga mendirikan bangunan rumah tradisi maupun bale gede.(isur)

No comments