Ridwan Kamil Buktikan Dirinya Pancasilais Sejati

Share:

Emil sudah laksanakan Amanat Solihin GP
BANDUNG - Jajaran DPKLTS (Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda) menjadi saksi hidup pernyataan Walikota Bandung Ridwan Kamil, Jumat (21 April 2017) dirinya Pancasilais sejati dan keluarga pejuang Pancasila. Ridwan Kamil juga mengaku dirinya anak pejuang kemerdekaan yang mengobarkan Pancasila sebagai dasar hidup berbangsa dan bernegara.

Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, membeberkan keberhasilan pemerintahannya di Kota Bandung. Keberhasilannya tidak terlepas dari bayang-bayang Solihin GP yang menjadi fatsun politiknya. Amanat Solihin GP itu antara lain, jangan lupa Pancasila, harus menjadi pemimpin yang bersih dan kapabel.  

Pernyataan Emil dilontarkan di hadapan pengurus DPKLTS dan Solihin GP, disaksikan Ketua Umum Gerakan Hejo Eka Santosa dan sejumlah awak media. Sementara di mata para jurnalis dan pengamat politik di Bandung, boleh dikata ini pertemuan ini sebenarnya 'perjodohan' tidak langsung antara Emil dengan Eka Santosa yang dibungkus dengan sebutan Sowan Emil ke Solihin GP.

“Mereka berdua sebelum Kang Emil dideklarasikan oleh NasDem pada 19 Maret 2017 lalu sebagai Cagub Jabar 2018, sehari sebelumnya sesepuh Jabar Solihin GP atau Mang Ihin merestuinya. Penting, warga Bandung dan Jabar tahu ini. Sekarang (21/4/2017) mereka bertemu kembali, juga ada Mang Ihin-nya,” kata Abah Landoeng (91), pegiat lingkungan dan anti korupsi di Jawa Barat.

Menurut Abah Landoeng, yang cukup lama di DPKLTS bersama Solihin GP (92) mensinyalir, hadirnya Kang Emil dan Kang Eka, semoga memperkuat paket Pilgub 2018. "Mang Ihin kan sudah mengadang-gadang –menjodohkan mereka,” tandas Abah Landoeng. 

Yang paling penting dari pertemuan Emil-Eka dalam wadah diskusi bersama Solihin  GP itu, seperti sudah direncanakan tetapi disadari oleh Emil sendiri. Secara diplomatis dengan rona sumringah kala ditanya para jurnalis tentang kemungkinan ‘paket Pilgub Jabar 2018', Emil mengaku akan bertemu di last minute dengan calon wakilnya. Emil mengatakan itu sambil setengah melirik ke arah Eka Santosa yang berdiri sebelah kanan dirinya.

Sejurus dengan itu Eka Santosa pun ikut serta sebagai tuan rumah bersama Mang Ihin selaku Penasehat DPKLTS di Jalan Riau 165a itu. Namun demikian hal paling penting dari kedua tokoh itu adalah seringnya bertemu dalam acara khusus.

"Semoga chemistry itu akan terbentuk juga. Istilahnya, kami memang sedang berikhtiar,” kata Eka Santosa kala ditanya sinyal pemaketan dengan Emil di Pilgub Jabar 2018. Eka meminta masyarakat bersabar dan menunggu waktu yang tepat untuk sama-sama membuka diri dan mengumumkan ke publik.

Duet tokoh DPKLTS Prof. Dr. Mubiar Purwasasmita dan Sobirin Supardiono, tampak lega dengan kehadiran Emil yang berbincang sangat intensif tentang kondisi ideal Jabar di masa depan. “Kesiapan tim DPKLTS dan elemen lain termasuk Gerakan Hejo, sebagai Posko Pejoeang Pancasila dan pengembangan lingkungan hidup, tadi kami bahas cukup mendalam. Banyak kesepakatan kami peroleh,” kata Mubiar.(isur

No comments