ANTARA KECEWA DAN LEGOWO, GATOT TJAHYONO KOMENTARI REKOMENDASI DPP PDIP

Share:


MENJELANG pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Bandung mulai 8, 9, dan 10 Januari 2018 oleh KPU setempat, DPP PDI Perjuangan sudah resmi mengusung pasangan Yossi Irianto dengan Aries Supriatna. Yossi adalah Sekda Kota Bandung, sedangkan Aries anggota DPRD Kota Bandung Fraksi PDI Perjuangan.

Sebelumnya, bakal calon walikota dari PDI Perjuangan terjaring empat nama, yakni Ayi Vivananda, Gatot Tjahyono, Aries Supriatna dan M Farhan. Tiga diantaranya merupakan kader PDIP, sedangkan satu bakal calon lainnya adalah non kader.

Pada 30 Desember 2017 lalu, Keputusan dukungan PDIP terlihat dari beredarnya surat rekomendasi Nomor 3830 pertanggal 30 Desember 2017 yang disahkan oleh Ketua DPP PDIP Bambang DH dan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Dalam surat rekomendasi tersebut tertulis nama Yossi Irianto dan Aries Supriatna sebagai pasangannya. Disayangkan, surat rekomendasi itu tersebar di medsos sebelum resmi diumumkan pihak PDIP.

Rencananya Sabtu 6 Januari 2018 akan diadakan Rakercabsus dengan seluruh jajaran PDIP Kota Bandung untuk mensosialisasikan surat rekomendasi tersebut, termasuk mengenalkan Yossi dan Aries.

Terkait telah terbitnya rekomendasi calon walikota Bandung kepada Yosi dan Aries, kader yang juga ikut kontestasi di PDIP Gatot Tjahyono mengaku kecewa. Namun demikian Gatot memahami bahwa tentu telah melalui pertimbangan yang masak dari sisi kepentingan partai dan masyarakat Kota Bandung.

Sebagai kader yang sejak awal menyiapkan diri terkait pilkada Kota Bandung, Gatot mengaku sangat kecewa dan prihatin dengan pilihan DPP yang menurutnya tidak konsisten dengan semua arahan di dalam berbagai kesempatan oleh DPP sendiri.

"Yang akan memberikan kesempatan untuk kader yang tidak punya masalah hukum maupun indikasi korupsi, di ditempat yang PDIP juara ...kan jelas..", kata Gatot kepada sejumlah awak media.

Namun demikian setelah keluarnya rekomendasi tersebut, Gatot yang sudah punya nama besar di Kota Bandung itu, akhirnya dapat menerima dengan lapang dada. "Malah saya juga alhamdullilah tidak usah direpotkan lagi dalam hiruk pikuk pilkada ini. Yang sudah barang tentu juga memakan biaya besar," papar Gatot.

Atas sikap legowo dan menunjukan kepiawaian kader banteng itu, Gatot menyampaikan ucapan selamat kepada calon walikota dan wakil walikota yang mendapat rekomendasi dari DPP PDIP. "Ini awal semoga dapat memenangkan kontestasi pilkada sesuai harapan orang-orang mengusungnya," tambah Gatot.
Dalam kontestasi itu Gatot berusaha meredam kekecewaan para simpatisan dan relawan yang cukup luas di Kota Bandung. Selama masa pencalonan, Gatot sudah berhasil membuat gerakan natabandung, 1500 relawan di semua kelurahan yang tergabung dalam Braga (Baraya Kang Gatot).

"Saya sampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan supportnya selama ini di dalam proses persiapan dan soaialisasi. Mohon maaf apabila dalam komunikasi dan hubungan selama ini ada hal-hal yang tidak berkenan," pungkas Gatot.(isur)

No comments