DMK SAMPAIKAN RASA PRIHATIN ATAS GEMPA YANG MENIMPA LEBAK BANTEN

Share:


BUMI Nusantara pada 13.35 WIB Selasa (23/01/2018), tiba-tiba berguncang hebat. Saat itu gempa bumi berpusat di Lebak Banten melanda. Meski tidak berpotensi tsunami, namun sejumlah ruas jalan, rumah-rumah milik warga dan tempat ibadah seperti masjid dan musola rusak parah.

Kerusakan akibat gempa banyak dialami warga Kabupaten Lebak Banten. Informasi yang dihimpun sejak gempa berlalu, dampak gempa menimpa Kecamatan Bayah, Pangarangan, Cihara, Malingping, bahkan Kecamatan Jijaku yang mayoritas bangunan dan infratukturnya hancur.

Data mesin pencatat peristiwa alam itu menunjukan, titik gempa berada di koordinat 7,21 LS dan 105,91 BT atau tepatnya 81 KM arah Barat Daya dari Lebak, Banten. Gempa yang berlangsung 2-3 menit itu terasa hingga ke Bogor dan Jakarta. Kota Bandung juga merasakan getaran hebat peristiwa alam itu meski kecil.

Melihat akibat gempa dahsyat tersebut, calon Wali Kota Bandung dari jalur perseorangan Ir. Dony Mulyana Kurnia (DMK) turut prihatin. Meski Bandung hanya terkena dampak kecil, namun Dony yang akrab disapa DMK itu menyampaikan rasa keprihatinan mendalam bagi korban di Lebak Banten yang rumahnya rusak. 

"Saya selaku Calon Walikota Bandung merasa prihatin, mudah-mudahan semua yang terkena musibah diberikan kekuatan kesabaran dalam menghadapi cobaan musibah ini," ungkap DMK kepada IntroNews, Rabu (23/1/2018). Rasa prihatin itu pun Dony sampaikan lewat pesan singkat ke sejumlah simpatisan, relawan, kolega, dan media se Jawa Barat dan Banten.

Lulusan S1 Jurusan Teknik Arsitektur ITB angkatan tahun 90-an itu berharap, masyarakat di Kota Bandung mengambil hikmah atas kejadian tersebut. Bahkan, menurutnya, warga Kota Bandung justru yang paling waspada atas potensi gempa.

Dalam hal ini DMK sangat menyayangkan belum dibentuknya BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) di Kota Bandung untuk mengantisipasi kemungkinan buruk atas peristiwa alam itu.

"Diambil hikmahnya dalam ranah Pilwalkott Bandung, mengapa di Kota Bandung belum ada BPBD? Padahal Kota Bandung sangat rawan gempa tektonik. Di sisi lain kita semua tahu Kota Bandung dikelilingi ratusan gunung, dan ada patahan Lembang," papar DMK.


Bagi Dony, tidak ada alasan kalau Kota Bandung tidak punya BPBD. Masyarakat mesti sadar, gempa dengan pengembangan bangunan dan gedung tahan gempa. Penting untuk diketahui, Dony jika terpilih menjadi Wali Kota Bandung akan membuat sistem kota anti gempa.

"Bukan tidak mungkin, karena semua itu ada ilmunya," pungkas Dony yang rekan satu angkatan Ridwan Kamil di ITB itu.(isur)

No comments