INILAH PROTES PASLON INDEPENDENT: "BOHONG KEDAULATAN ADA DI TANGAN RAKYAT ... !!!"

Share:



NASIB buruk mengancam pasangan calon independent DURIAT (Dony - Yayat). Di sejumlah media sosial, paslon Duriat berteriak-teriak supaya mendapat perhatian KPU dan masyarakat luas.

Paslon ini tidaklah salah, karena independent menunjukan jatidiri rakyat sejati yang ingin juga menjadi pemimpin. Karena seyogianya pemimpin yang berasal dari rakyat adalah independent. Ada ketidakadilan yang dirasakan paslon ini dari KPU dan aturan KPU.

Persyaratan diperketat sehingga satu-satunya paslon tunggal dari independent ini pun terancam tidak menjadi kontestan dalam Pilwalkot Bandung hingga pengumuman penetapan paslon 12 Februari 2018. Inilah bunyi teriakan, kicauan, dan unek-unek paslon Duriat yang disampaikan Dony Mulyana Kurnia di sejumlah ranah medsos:

KEDAULATAN ADA DI TANGAN RAKYAT ? ...
DEMIKIAN BUNYI UUD 1945
BENARKAH ?

JAWABANNYA TIDAK BENAR ...
KEDAULATAN ADA DI TANGAN PARTAI ...
MAU BUKTI ?

UNDANG UNDANG  PKPU TERKAIT PILKADA DIBUAT SEDEMIKIAN RUPA OLEH PARTAI MELALUI KAKI TANGANNYA, AGAR CALON-CALON INDEPENDEN MATI KUTU, DAN AGAR PARA PETUGAS PARTAI TETAP BERKUASA DI DAERAHNYA MASING-MASING.

ATURAN DUKUNGAN MINIMAL KTP YANG TADINYA 3% DINAIKKAN MENJADI 6,5% (bagi penduduk kota/kab di atas satu juta) s.d 7,5% (bagi penduduk kota/kab di bawah satu juta)

JANGANKAN UNTUK JADI CALON GUBERNUR, UNTUK CALON WALIKOTA DAN BUPATI SAJA SANGAT SULIT.

SEBAGAI CONTOH DI KOTA BANDUNG, PASLON DURIAT (Dony Mulyana Kurnia dan Yayat Rustandi) MAMPU MENGUMPULKAN MINIMAL 6,5% DUKUNGAN KTP, SETOR AWAL DAN SETOR PERBAIKAN JUMLAHNYA DI ATAS 6,5%, MASIH TERGANJAL OLEH ATURAN-ATURAN ANAK, YANG MENGHARUSKAN SETOR DUA KALI LIPAT DARI YANG HARUS DIPERBAIKI, PADAHAL ATURAN INI TUJUANNYA ADALAH UNTUK TERCAPAI MINIMAL 6,5% DUKUNGAN (UNDANG-UNDANG INDUK).

ANEH BIN AJAIB, WALAU SUDAH TERCAPAI JUMLAH DUKUNGAN 6,5%, PASLON DURIAT DI UJUNG TANDUK, TERANCAM DICORET PADA PENETAPAN CALON TANGGAL 12 FEBRUARI 2018.

DENGAN MUDAHNYA PARTAI BISA MENCALONKAN BERAPA PUN CALON-CALONYA, JUMLAHNYA BERDASARKAN KONG-KALIKONG DAN POLITIK DAGANG SAPINYA PARTAI.

TAPI JALUR INDEPENDEN, YANG NOTABENE PETUGAS MASYARAKAT LANGSUNG, DIBUNUH DENGAN BERBAGAI CARA, SATU PASANGAN CALON PUN SANGAT SULIT UNTUK HIDUP.

PADAHAL SEANDAINYA CALON INDEPENDEN TERPILIH, SECARA ALAMIAH KINERJA KEPALA DAERAH MENINGKAT, TIDAK TERSANDERA PARTAI.

ANDA MASIH BERHARAP DEMOKRASI INI SEHAT, DAN BERDASAR PADA AZAS KERAKYATAN?

BELALAH INDEPENDEN..!! AGAR MINIMAL BISA JADI CALON, TERLEPAS DARI MENANG ATAU KALAH, MASYARAKAT YANG MENENTUKAN.

ITULAH KEADILAN YANG HARUS DI TEGAKKAN PADA PILKADA SAAT INI !

BERI KESEMPATAN YANG SAMA KEPADA CALON INDEPENDEN UNTUK JADI KONTESTAN PILKADA SEPERTI HALNYA CALON-CALON DARI PARTAI.

Disamping itu, Wija salah satu tim relawan juga ikut memberi sikap. Inilah sikapnya yang dilontarkan dalam bahasa sunda:

DUDUDUUUUUHHH.. KIEU RASANA ASA DITEUNGTEUINGANAN. REREHAN PRABU SILIWANGI, TULANG BEUSI, URAT KAWAT. CADU MUNDUR, HARAM NGEJAT. MOAL KUMEOK MEMEH DIPACOK, PANTANG MULANG SAMEMEH PERANG. KAJEUN ANCUR TUTUMPURAN TIBATAN DIHIANATAN. AYO PASUKAN DMK TONG HARINGHANG ULAH HARIWANG. LAWAN KA SA-WENANG-WENANGAN. MAJU TERUS ULAH MUNDUR. SEMANGAT 10X. SEMANGAT BERJUANG PIKEUN NGADEGKEUN BEBENERAN. AAMIIN YRB.

Sejauh ini belum ada komentar dari KPU Kota Bandung terkait kicauan paslon independent dan tim relawannya.(isur)

No comments