KPU JABAR TEKANKAN EMPAT TUGAS & KEWAJIBAN AGEN SOSIALISASI PILGUB


KOMISIONER KPU Jabar, Endun Abdul Haq, menegaskan empat kewajiban agen sosialisasi untuk Pilgub Jabar, 27 Juni 2018. Keempat hal itu antara lain, pertama, mapping desa yang sekiranya lemah tingkat partisipasinya.

Kedua, tracking atau mencari informasi penyebabnya. Ketiga, tracking kelompok yang sering berkumpul yang nantinya bisa dimasuki agen sosialisasi, dan keempat, bersinergi dengan penyelenggara pemilu lainnya seperti KPUD, PPK, dan PPS serta mengumumkan kegiatan pilgub di masjid-masjid atau mushola, terutama menjelang hari pencoblosan.

Demikian kata Endun pada peresmian dan pembekalan agen sosialisasi KPU Provinsi Jawa Barat dan KPUD Kabupaten/Kota pada Pilgub Jabar di Hotel Trans Luxury Jl. Gatot Soebroto Bandung, Rabu sore (7/2/2018).

Endun juga mengingatkan agen sosialisasi harus memiliki informasi yang lengkap, seperti kampanye yang berlangsung 129 hari atau sampai dengan 23 Juni, tiga kali debat publik, tiga hari tenang, dan tanggal 27 Juni sebagai hari pemungutan suara.

"Kewajiban lain adalah membuat laporan harian," sebut Endun seraya mengingatkan agen sosialisasi menjaga  integritas dan profesionalitas.

Sementara itu, Komisioner KPU Jabar lainnya, Ferdhiman Bariguna minta agen sosialisasi aktif dalam medsos dan selalu update dengan mengacu medsos resmi KPU Jabar. "Agen sosialisasi juga harus memiliki akun SITAGIS," kata Ferdhiman.

Pada saat yang sama, Komisioner Divisi SDM dan Hubungan Partisipasi Masyarakat, Nina Yuningsih, menjelaskan kode etik agen sosialisasi yakni netralitas; kegiatan sosalisasi berbasis keluarga, baik door to door maupun menggunakan forum-forum pertemuan; aktif dalam medsos, serta informasi yang disampaikan bersifat edukatif dan informatif.(isur - rilis KPU Jabar)

No comments

Powered by Blogger.