KEMEN-LHK BANGUN IPAL BERNILAI EKONOMI: HERMAN KHAERON LANGSUNG ACUNGKAN JEMPOL

Share:


CIREBON - Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan (Kemen-LHK) semakin gencar mencegah pencemaran lingkungan. Salah satunya membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) bagi masyarakat yang tinggal di lingkungan industri, khususnya di Desa Cipanas Kecamatan Dukupuntang Kab.Cirebon.

Kemen-LHK melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), meresmikan pembangunan IPAL Penggergajian Batu Alam dan Rumah Produksi Pemanfaatan Limbah.

IPAL dan Rumah Produksi Pemanfaatan Limbah tersebut diserahterimakan kepada masyarakat sekitar, sebagai penerima manfaat langsung dari pembangunan IPAL. Menurut Direktur Jenderal PPKL, MR Karliansyah, fasilitas tersebut dapat mengolah air limbah pabrik penggergajian batu alam, menjadi bata ringan.

Tidak hanya menurunkan beban pencemaran air, IPAL itu pun memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat. Pabrik penggergajian batu alam di Desa Cipanas ini setiap harinya menghasilkan air limbah 172 meter kubik.

Dengan IPAL yang memiliki kapasitas 345 meter kubik, rumah produksi pemanfaatan limbah dapat menghasilkan 249 bata ringan setiap harinya, yang dapat memberikan keuntungan senilai Rp747.000,-/hari.

Diharapkam masyarakat dapat terus meningkatkan performa rumah produksi, agar dapat menghasilkan bata ringan yang sesuai standar, sehingga dapat terus memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Desa Cipanas.

Melihat hasil produksi dari limbah batu alam atas prakarsa Kemen-LHK tersebut, langsung mendapat apresiasi Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Herman Khaeron, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Pria berjuluk Kang Hero itu langsung ajungkan jempol. Bahkan, Kang Hero ikut ambil bagian dalam pembuatan bata ringan bersama pihak Kementerian-LHK.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon akan mendukung distribusi produksi dari hasil pengolahan limbah IPAL batu alam tersebut. Proyek ini diprerkirakan bisa menjadi mata pencaharian baru bagi pengolah limbah batu alam di Desa Cipanas.(isur/rls)

sumber: infonawacita

No comments