KETUM GPAN SANTUNI ANAK YATIM | PELAWAK TESSI AJAK PARA ARTIS JAUHI NARKOBA



WAJAH ceria Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Generasi Peduli Anti Narkoba (Ketum DPP-GPAN) Brigjen Pol (P) Drs Siswandi bersama isteri dan anak sangat nampak, apalagi saat membagikan sedekah kepada puluhan anak yatim.

Rupanya saat itu di rumah kediamannya Siswandi di Jln KS No 2 Kompleks Polri Jakarta Barat, Sabtu (2/6/2018), sedang acara berbuka puasa bersama. Keluarga besar GPAN berkumpul dan ikut menggembirakan para anak yatim.

Tidak hanya dari Jakarta, pengurus, anggota dan simpatisan GPAN dari luar Jakarta juga ikut ambil bagian. Salah satu tamu yang hadir dalam acara itu pelawak gaѐk yang sering muncul bersama kelompok Srimulat, Tessi. Hadir juga dari. Presedium FOKAN (Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba) dan Almamater SMA tahun 1980.

Siswandi yang mantan pejabat tinggi di Mabes Polri dan BNN itu, dalam kata sambutannya mengajak seluruh pengurus dan anggota GPAN agar banyak beramal di bulan suci ramadan.

Menurutnya, kita akan mendapatkan kebaikan berlipat ganda jika menyantuni anak yatim piatu. "Itu sudah menjadi tugas kita bersama bagi yang mampu. Dalam acara silaturahmi ini semuanya harus ikut bahagia," kata Siswandi.

Siswandi sengaja menggelar acara santunan ini sekaligus melibatkan keluarganya.  Itu sebebnya acara dilaksanakan di rumah pribadinya. "Namun tetap saya juga melibatkan keluarga besar DPP GPAN untuk melangsungkan acara ini," tandasnya.
 
Sambut Peringatan HANI
Siswandi juga menyinggung Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang akan berlangsung beberapa hari ke depan, tepatnya tanggal 26 Juni 2018. Sesuai amanatnya beberapa waktu lalu, Siswandi menginginkan di Hari Anti Narkoba Internasional bukan sekadar seremonial, namun ada program nyata.

"Keinginan saya, terpidana mati narkoba harus segera dieksekusi bertepatan pada HANI 26 Juni 2018 mendatang,” tandas Siswandi.

Ia akan mendesak Presiden Jokowi untuk mengabulkan permintaannya. Menurutnya, sepertinya ini bukan permintaan pribadinya saja, akan tetapi keinginan seluruh stakeholder yang bergabung dalam organisasi anti narkoba.

Di sisi lain, masih di rumah Siswandi, pelawak unik pemilik beragam batu akik, Tessi, ikut bicara soal peringatan HANI. Ia malah meminta peringatan HANI dilaksanakan di tempat netral. Di Kota Tua Jakarta menjadi pilihannya, agar masyarakat bisa juga turut serta dalam acara tersebut. "Ini berefek domino lho bagi masyarakat," kata Tessi sang pemilik nama asli Kabul itu.

Tessi mengimbau masyarakat, khususnya kawan–kawan artis agar menjauhi narkoba. Bagi yang sudah memakai untuk segera rehabilitasi, sayangi diri dan keluarga.

“Saya orang yang pernah memakai narkoba dan sangat merasakan efek dari narkoba itu tidak baik untuk diri sendiri. Bahkan kita akan dijauhi oleh kawan–kawan," kata Tessi setengah menyesali perbuatannya dulu.(isur/rls)

sumber: kabartoday

No comments

Powered by Blogger.