[VIDEO] RUMAH HASANAH BAHAGIAKAN 100 ANAK DISABILITAS DI BULAN RAMADAN 1439 H

Share:

TIDAK sulit membahagiakan anak-anak disabilitas. Seperti  saat Charity bertajuk We Care We Share oleh Rumah Hasanah di Bandung Trade Center (BTC), Rabu sore, sekalian berbuka puasa bersama. Sedikitnya 100 anak berkebutuhan khusus dari berbagai sekolah disabilitas bergembira dan mendapat bingkisan. Rumah Hasanah yang dulunya bernama Rumah Autis itu, menunjukan kiprahnya yang lebih profesional. Anak-anak yang didampingi orangtuanya dihibur oleh kelompok Musisi Mengaji (Komuji) yang peduli anak-anak disabilitas.

Mereka ini anak-anak yang ikut bergembira dalam Charity We Care we Share (Kami Peduli Kami  Berbagi). Dipimpin Kepala Sekolah Agustini Pamungkas di Rumah Hasanah, berkomitmen membahagiakan anak-anak autis dan disabilitas lainnya menjelang datangnya hari lebaran.

Anak-anak ini sengaja diundang sebagai penerima santunan, berasal dari SLB A SLB B dan SLB C. Termasuk hasil penjaringan dari Kecamatan Cibeunying Kolot dan Cibeunying Kaler yang benar-benar harus dibantu. Seluruhnya ada 100 anak disabilitas.

Bagi Rumah Hasanah, berbagi itu tidak hanya kepada anak-anak yatim piatu, tetapi kali ini melibatkan disabilitas lainnya, termasuk anak-anak di Rumah Hasanah. Sekolah Autis dibawah naungan Yayasan Hasanah Mekar Rahmah ini, mengangkat derajat agar disabilitas diakui masyarakat dan tidak dimarjinalkan. Hiburan dari Komunitas Musisi Mengaji (Komuji) benar-benar membuat suasana menjadi lebih berwarna.

SB: Agustini Pamungkas (Kepala Sekolah Rumah Hasanah)

Pembacaan puisi oleh Nunik ini menggambarkan profil anak autis yang berontak jiwanya agar curahan hatinya didengar dan dimengerti orang-orang dewasa, termasuk didengar oleh pemerintah. Lalu inilah penilaian positif direktur Artherapy Center yang juga Dekan di Disain Komunikasi Visual Anne Nurfarina.

SB: Dr. Anne Nurfarina, S.Sn, M.Sn (Direktur Artherapy Center)

Kebahagiaan anak-anak disabilitas sangat nampak  hingga mereka naik ke panggung saat penampilan solo gitar dari Komunitas Musisi Mengaji ini.

SB: Fifi Ferita Mulfia (Bendahara Yayasan Hasanah Mekar Rahmah)

Adzan magrib pun dikumandangkan oleh salah satu anak disabilitas pada hambatan penglihatan ini. Kontan seluruh hadirin membuka hidangannya untuk berbuka puasa bersama. Wajah cerita menggambarkan betapa bahagianya mereka di acara ini.

SB: Ibu-Ibu Pendamping

Kesamaan Kesempatan adalah keadaan yang memberikan peluang dan menyediakan akses kepada Penyandang Disabilitas untuk menyalurkan potensi dalam segala aspek penyelenggaraan negara dan masyarakat.

Di penghujung acara, anak-anak mendapat kesempatan membawa bingkisan yang disediakan Rumah Hasanah. Bingkisan ini juga sumbangan dari berbagai donatur dan sponsor yang peduli terhadap anak-anak disabilitas ini.

Isur Suryana melaporkan ...

No comments