DEMI CITARUM HARUM, KODAM III/SILIWANGI TERTIBKAN 1300 KJA WADUK CIRATA || KESADARAN PENGUSAHA KJA

Share:


BANDUNG - Demi mendukung Program Citarum Harum, Kodam III/Siliwangi bersama stakeholder menertibakan sedikitnya 1.300 Keramba Jaring Apung (KJA) di Waduk Cirata, tepatnya di Dermaga Pasir Geulis Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (19/7/2018).

Waduk Cirata mendapat pasokan air dari Sungai Citarum. Sungai yang melewati 12 daerah di Jawa Barat itu, memiliki peran sangat vital dan ditetapkan Pemerintah sebagai Sungai Strategis Nasional.

Sungai itu menjadi andalan kelangsungan hidup jutaan masyarakat Jawa Barat dan DKI Jakarta, sehingga keberadaannya harus benar-benar dirawat, dijaga dan dipelihara dari berbagai macam jenis pencemaran.

Waduk Cirata yang berada di Cascade Sungai Citarum saat ini mengalami over populasi KJA dengan jumlah 98.397 petak (data sensus 2018). Data tersebut telah melebihi kuota daya dukung yang ditetapkan Pemerintah sebanyak 12.000 petak sesuai Keputusan Gubernur Jabar No. 41 Tahun 2002.

Sebagai wujud kerjasama yang baik, harmonis, kondusif dan damai, dilaksanakan penertiban KJA sebanyak 474 petak dari total 1.580 milik salah satu pengusaha H. Wawan.
 
Wawan sendiri ingin menjadi contoh bagi petani KJA lainnya. Ia dengan penuh kesadaran bersedia menyerahkan sekian ratus petak KJA miliknya. Ia sadar karena KJA di wilayah Citarum memberikan dampak buruk bagi ekosistem di sekitarnya.

Secara struktural operasi ini dilindungi Gubernur Jabar yang bertindak sebagai Dansatgas, didampingi Pangdam III/Siliwangi, Kapolda Jabar dan Kajati, sebagai wakil komandan. Area Waduk Cirata masuk dalam Sektor 12 di bawah pimpinan dan pengawasan Dansektor 12 Kolonel Czi Satrio Medi Sampurno.

Menurut penjelasan Dansektor 12 Kolone Czi Satrio Medi Sampurno, tahapan penertiban KJA diawali dengan sosialisasi dan pendataan dan telah ditertibkan 1.300 KJA. Sedangkan untuk tahun ini target 12.000 KJA dapat ditarik dari perairan Waduk Cirata.

"Road map penanganan KJA disepakati 4 tahun hingga tahun 2022 sembari Pemerintah melakukan kajian dan penetapan kuota daya dukung berdasakan kondisi terakhir perairan Waduk Cirata," papar Kolonel Czi Satrio Medi Sampurno.(isur/rls)

Sumber: Press Release Pendam III/Siliwangi

No comments