MUGI SUDJANA DORONG PEMEKARAN DEMI MENGURANGI URBANISASI

Share:


BANDUNG - Calon DPD RI (senator) nomor urut 53 asal daerah pemilihan Jawa Barat, Mugi Sudjana, tampil meyakinkan publik dengan pemikiran sederhana tetapi berdampak populis. Ia mendorong pemekaran wilayah di tingkat kabupaten (kota) untuk mengurangi lonjakan urbanisasi.

Demikian salah satu poin pembicaraan dengan Mugi Sudjana yang populer sebagai dedengkot alias Ketua Umum Buah Batu Corps (BBC), di rumahnya di bilangan Palasari Bandung, Rabu 17 Oktober 2018.

Pemekaran wilayah, menurut Mugi Sudjana, harus dikaji serius agar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah. "Dikaji, supaya mendapatkan hasil maksimal, khususnya menyangkut perekonomian dan wujud Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ungkap pria dengan rambut khas dan jambang serba putih ini.

Mugi Sudjana sebagai tokoh masyarakat yang sangat populer di kalangan Forum Ormas dan LSM itu menandaskan, pemekaran wilayah akan melahirkan pemasukan yang cukup besar ke kas daerah.

"Contohnya dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, pertambangan, pariwisata, dll, harus digarap serius demi menambah PAD. Tentu didukung infrastruktur memadai. Saya sangat yakin, ini akan mengurangi urbanisasi dan melahirkan kesejahteraan," kata Mugi Sudjana.  

Penurunan urbanisasi akan mengurangi kemacetan lalulintas di perkotaan. Pasalnya, banyak orang mencari penghidupan di daerah sendiri, tidak menumpuk di kota. "Ini yang saya akan terus upayakan di parlemen nanti," tandasnya.

Di daerahnya sendiri cukup banyak area yang bisa dimanfaatkan, seperti lahan tidur digarap serius. Lahan yang selama ini milik Perhutani seyogianya dikerjasamakan dan digarap masyarakat. "Duit akan berputar di daerah, PAD akan terus meningkat. Insya Allah rakyat makmur," tandas Mugi Sudjana.

Tugas utama DPD sebagai organ penting di DPR RI antara lain menampung, menerima, dan menyerap aspirasi masyarakat, seyogianya mesti pemerintah tindaklanjuti. "Insya Allah yang saya lihat, saya dengar dan saya rasakan apa yang masyarakat rasakan, saya akan dorong di parlemen agar melahirkan kebijakan pemerintah," kata Mugi Sudjana didampingi sejumlah tokoh senior BBC itu.

Dukungan Petani Kopi
Suasana tiba-tiba menjadi lebih sumringah saat seorang petani kopi bertamu ke rumah Mugi Sudjana. Dialah Aspara Septa aktivis DPKLTS sebagai perkumpulan aktivis lingkungan hidup yang digawangi sesepuh Jabar Solihin GP. Kedatangan Aspara Septa membawa cerita tentang bisnis kopi yang akan menaikan tingkat perekonomian masyarakat.

Sebagai petani di kawasan Ciporeat Bandung Utara ini, Aspara Septa yang memproduksi Kopi Abah, mendukung penuh langkah yang digagas Mugi Sudjana. Menurutnya, Mugi Sudjana layak berada di DPD RI, karena memiliki keberanian yang full. Ia banyak inovasi teknologi yang akan berguna bagi masyarakat di daerah.

"Ngomong-ngomong soal dukungan ke Juragan Mugi mah, jangan diragukan atuh. Ia pemimpin banyak LSM dan ormas. Ia disegani banyak tokoh besar. Dedikasinya untuk rakyat bukan hanya ucapan, tetapi kenyataan. Juragan Mugi sangat alim dan rajin beribadah. Para petani sangat berharap beliau masuk parlemen," tandas Aspara Septa.

Melalui label Kopi Abah buatannya, Aspara Septa juga akan ikut mengkampanyekan nama Mugi Sudjana sebagai caleg DPD RI nomor urut 53 asal dapil Jawa Barat di kalangan petani kopi, pengolah kopi, bahkan barista dan para pecinta kopi se-Jawa Barat. "Insya Allah barokah untuk Jawa Barat," pungkas Septa sambil melantunkan kecapi suling bersama rekan senimannya.(isur)

No comments