[VIDEO] BAKTI SOSIAL MUGI SUDJANA DI DESA CIHANJUANG PARONGPONG | CONTOH PEMIMPIN TELADAN

Share:



Inilah desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, KBB, yang letaknya berdekatan dengan Kota Bandung dan Cimahi. Di Gedung serba guna desa ini berkumpul 263 orang warga dari 15 RW. Sebagian besar berasal dari desa Cihanjuang, sebagian kecil lainnya dari Cimahi dan kecamatan lain. Mereka terdaftar sebagai pasien dadakan pengobatan mata katarak yang digelar DPP Ormas BBC.

Kegiatan ini kerjasama antara Ormas BBC dengan Pemerintahan Desa Cihanjuang, BPD setempat, tokoh masyarakat sekitar. Tidak ada unsur politik meski diadakan bersamaan masa kampanye. Ini murni kegiatan kemanusiaan apalagi digelar di kawasan gedung desa. Tiga dokter dan tim medis dari Ormas BBC memeriksa setiap pasien yang sudah mengantre sejak pagi.

Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama persoalan mata yang paling sering digunakan setiap hari. Kesehatan mata sangatlah penting mulai bangun tidur hingga tidur kembali. Kepala Desa Cihanjuang Gagan Wirahma menyambut baik prakarsa ini dan berharap kegiatan serupa diadakan berkala.

SB: Gagan Wirahma, SIP (Kepala Desa Cihanjuang, Kec. Parongpong, KBB)

Pada tempat yang sama, ketua umum ormas BBC Mugi Sudjana dikawal Kades Cihanjuang Gagan Wirahma membagikan kacamata baca gratis kepada sejumlah pasien. Pembagian dilakukan juga oleh Kades Cihanjuang secara simbolis dan anggota Ormas BBC Deni Sonjaya. Dalam pidatonya Mugi Sudjana yang tercatat namanya di KPU Jabar sebagai caleg DPD RI nomor urut 53 itu menyatakan, bakti sosial ini dilakukan setiap tahun. Tujuannya agar masyarakat sehat dan bahagia.

SB: H. Mugi Sudjana (Ketua Umum Ormas BBC)

Salah satu tokoh masyarakat yang mendapatkan manfaat pengobatan gratis mata katarak, Ilah Daswilah. Sekretaris BPD Desa Cihanjuang ini mengapresiasi upaya yang dilakukan Mugi Sudjana beserta jajaran Ormas BBC.

SB: Ilah Daswilah (Tokoh Masyarakat - Sekretaris BPD Desa Cihanjuang)

Dari hasil pemeriksaan terhadap ratusan pasien yang berakhir sekitar pukul 2 siang itu, tiga pasien positif katarak, sedangkan sebagian besar pasien lainnya hanya memerlukan kacamata baca dan iritasi ringan.

Isur Suryana melaporkan ...

No comments