[VIDEO] BEREDAR DI MEDSOS SIMULASI PENCOBLOSAN CALEG BIKIN RAKYAT MAKIN MUDAH MEMAHAMI PILIHANNYA

Share:
Banyak cara yang dilakukan calon legislatif (Caleg) partai (DPRD, DPR RI) maupun DPD RI untuk membantu KPU mengenalkan cara pencoblosan di Pemilu 2019. Cara itu memberi kemudahanbagi masyarakat pemilih (DPT) yang bingung dengan Pemilu serentak 2019. Sebab rakyat saat itu disuguhi lima kartu suara. Bagi yang sudah lanjut usia, lima kartu itu sangat membingungkan, dan jumlah mereka sangat banyak. Yang memahami cara pencoblosan hanyalah sedikit. Sosialisasi KPU tidak mengena sampai ke pelosok-pelosok sehingga dikhawatirkan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019 akan sedikit. 

Cara-cara kreatif yang dilakukan para caleg melalui Medsos (WA, FB, Twitter, Instagram, Linkedin, dll) itu memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengenal calon yang akan dipilihnya. Kampanye terbuka dan di media hanya punya waktu 21 hari terhitung mulai 24 Maret 2019. Ini tentu saja dibantu pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipajang di seluruh tempat terbuka. Hanya saja, pengaruhnya terhadap jumlah partisipasi masyarakat masih sangat kurang. Sehingga muncullah sejumlah kreativitas para caleg dan timses untuk memenangkan pencalonannya. Tidak terkecuali Dr. H. Didin Supriadin, SPd, MSi, dapil Kota & Kabupaten Tasikmalaya Nomor urut 4 Partai Demokrat untuk DPRD Jawa Barat ini.

Semoga tulisan ini bisa membantu KPU menyosialisasikan para caleg ...

No comments