[VIDEO] MUGI SUDJANA MELEPAS TOURING BBC JAKOR PEMBAWA MISI SILATURAHMI

Share:


Sebelumnya para pimpinan Kelompok BBC Jakor, Magis dan Amsterdam berkunjung ke kediaman Ketua Umum Ormas BBC Mugi Sudjana di kawasan Palasari Bandung. Mereka antara lain Anton Arwah Jakor 357, Rohman 389, Dadang Magis, Barlan BB 391 dan Setiawan Kumis 299. Mereka meminta Mugi Sudjana melepas secara simbolis Touring ratusan tim touring sepeda motor yang akan bertolak menuju kawasan Darajat Pass, Karya Mekar, Pasirwangi Kab. Garut, tepat di hari pertama Januari 2019.

SB: Anton Arwah (Ketua PAC Margasari Jakor 357)

Selasa pagi, tepat 1 Januari 2019, ratusan anggota BBC Jakor sudah siap-siap berkumpul di bawah jembatan Tol Buahbatu Bandung. Dalam sesi pelepasan, terlebih dahulu diadakan breeving, sambutan-sambutan dan pembacaan doa. Mereka merayakan pergantian tahun dengan menggelar silaturahmi melalui touring motor.

Rupanya, mereka juga solid untuk mendukung Mugi Sudjana dalam pencalonannya menuju DPD RI bernomor urut 53 dapil Jawa Barat. Terbukti, para motoris BBC Jakor ini membawa poster bergambar Mugi Sudjana dan menempelkannya di posisi rombongan paling depan.

Anton Arwah mengawali pelepasan dengan membuka breeving ini. Dilajutkan dengan pembacaan tata tertib touring. Rute yang dilalui antara lain dari bawah jembatan Tol Buahbatu menuju Baleendah, melewati Majalaya, perbatasan Bandung-Garut, dan menuju Darajat Pass, Kab. Garut.

SB: H. Mugi Sudjana (Ketum Ormas BBC - Caleg DPD RI No. 53 Dapil Jabar)

Menurut Haji Sulaeman selaku Ketua BBC Jakor, dari 700 anggota BBC Jakor, yang ikut touring hanya 200-an anggota, karena sebagiannya lagi berhalangan hadir. Kondisi itu tidak menyurutkan soliditas dan semangat kekompakan mereka.

BBC Jakor adalah komunitas yang anggota-anggotanya saling berhubungan di udara dengan perangkat komunikasi radio. Di samping sebagai media komunikasi sesama anggota, Jakor banyak terlibat dalam kegiatan sosial dan kamtibmas. Jakor merupakan organisasi yang tergabung dalam Buah Batu Corps (BBC).

isur suryana melaporkan ...

No comments