[VIDEO] MUGI SUDJANA BUTUH BAHAN ASPIRASI WARGA UNTUK DIBAWA KE PARLEMEN PUSAT | BAKSOS MATA KATARAK DI LEMBANG KBB

Share:


Jika tidak membawa bahan aspirasi untuk dibahas di parlemen pusat, Ketua Umum Ormas BBC Mugi Sudjana, sekaligus caleg DPD RI Nomor urut 53 Dapil Jawa Barat ini, tidak akan membawa hasil yang memuaskan masyarakat. Itu sebabnya, di berbagai tempat Mugi Sudjana menggelar bakti sosial pengobatan gratis mata katarak sekaligus menampung aspirasi masyarakat se-Jawa Barat.

Mugi Sudjana bersama Ketua DPC Ormas BBC Kecamatan Lembang Titi Puspawati, dan Caleg DPR RI Nomor 7 Dapil Kab Bandung dan Kab Bandung Barat Bambang Usadi, berdialog dengan masyarakat di Desa Kayu Ambon Kecamatan Lembang, KBB. Keluhannya rata-rata kesehatan dan ekonomi. Bahan inilah yang akan disodorkan ke meja parlemen pusat untuk disikapi dengan kebijakan pemerintah.

SB: Mugi Sudjana (Ketua Umum Ormas BBC - Caleg DPD RI No 53 Dapil Jabar)

Para pasien datang dari 16 desa se-kecamatan Lembang. Menurut panitia setempat, Ketua DPC Ormas BBC Kecamatan lembang Titi Puspawati, jumlah pendaftar hingga 700 orang, tetapi dapat diperiksa hanya 300 pasien sesuai kemampuan dua tim dokter.

SB: Titi Puspawati (Panitia - Ketua DPC Ormas BBC Kec. Lembang)

Ronasih, warga yang cukup jauh rumahnya dari lokasi pengobatan, sengaja datang karena tertarik pengobatan gratis oleh caleg. Sekalian ingin curhat dan memberi doa kepada yang berjasa memberi pengobatan gratis.

SB: Ny. Ronasih (Warga Pasien)

Hanya ada satu langkah yang dilakukan Bambang Usadi, caleg DPR RI dari Partai Nasdem nomor urut 7 ini, bantuan pemerintah seharusnya cepat dan tepat sasaran. Contoh baik yang dilakukan Mugi Sudjana kepada masyarakat.

SB: Irjen Pol. (Purn) Dr. H. Bambang Usadi (Caleg DPR RI Nomor 7 Nasdem Dapil II Jabar)

Upaya yang dilakukan Mugi Sudjana adalah bukti nyata, tidak sekedar janji. Sebelum menjadi caleg DPD RI pun Mugi Sudjana terbiasa membantu masyarakat kurang mampu.

SB: Dadang Somantri (Ketua DPD Ormas BBC KBB)

Kesimpulan dari tim dokter mata ormas BBC menyebutkan, kasus katarak di daerah ini cenderung kecil. Rata-rata masyarakat akibat kebiasaan pakai gadget dan faktor usia.

SB: dr. Yoyok Nike (Tim Dokter Ormas BBC - RS Mata Cicendo)

Isur suryana melaporkan ...

No comments