MPPI SIAPKAN ROADMAP UNTUK PRESIDEN TERPILIH 2019

Share:


Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI) mempersiapkan roadmap untuk perbenihan dan perbibitan nasional untuk Presiden terpilih hasil Pemilu 2019. Roadmap ini akan dijadikan satu bagian dengan roadmap pangan bagi pemerintahan mendatang, periode 2019-2024.

Ketua Umum MPPI Herman Khaeron menegaskan, selain membuat roadmap, MPPI juga mendorong para pelaku usaha perbenihan dan perbibitan agar bergairah.

“Kalau mereka bergairah, usaha semakin banyak, kompetisinya semakin sehat, perusahaannya punya untung, rasa-rasanya ketersediaan benih dan keterjangkauan petani juga semakin dekat. Benih semakin murah dan semakin dekat dengan petani,” kata Herman Khaeron seperti yang dikutip hermankhaeron.info dari tabloidsinartani.com pada buka puasa MPPI di Jakarta (20/5/2019) lalu.

Jika input produksi bagi petani semakin murah, hasilnya juga makin kompetitif dan bisa menyejahterakan. “Ini yang ingin kita bangun. Bagaimana pun, produktivitas petani sangat bergantung pada perbenihan dan perbibitan,” tambahnya.

Banyak aspek yang menjadi sorotan MPPI, salah satunya regulasi. Termasuk keberpihakan program, anggaran dan regulasi negara kepada para pelaku usaha di bidang usaha perbenihan.

Pihaknya juga berharap petani bisa mandiri dalam perbenihan. Tetapi juga agar terjadi sinergi petani mandiri dengan pelaku usaha. Supaya bisa meningkatkan aksebilitas terhadap teknologi terhadap perkembangan iptek di bidang pertanian.

“Kita akan berikan rekomendasi kepada Presiden terpilih agar ke depan dapat digunakan sebagai roadmap untuk mendukung ketersediaan pangan nasional. Khususnya pangan dan komoditas-komoditas lainnya agar lebih kompetitif dan menyejahterakan petani,” tambahnya.

Kepastian Regulasi
Ricky Gunawan, Ketua Umum Asosiasi Perbenihan Indonesia (Asbenindo) sangat berharap pemerintah bisa memberikan kepastian regulasi perbenihan nasional.

“Kami melakukan bisnis dengan perencanaan yang memerlukan waktu. Kepastian regulasi kami perlukan untuk mengembangkan bisnis, menghindari kerugian dan membantu teknologi serta kesejahteraan buat petani,” kata Ricky Gunawan.[Rls/IS]

Sumber dan foto: hermankhaeron.info

No comments