[VIDEO] DH PRODUCTION BUKA PUASA BERSAMA 100 ANAK YATIM

Share:


Label rekaman DH Production, milik produser dan komposer terkemuka, Dose Hudaya setiap bulan Ramadhan menggelar Buka Puasa Bersama seniman dan musisi serta penyanyi di home base-nya, Cilengkrang I Kota Bandung, Sabtu 25 Mei 2019. Bahkan, DH Production sengaja mengundang 100 anak yatim untuk diberi santunan dan hiburan.

Musisi dan penyanyi yang hadir tidak hanya yang tergabung di bawah panji DH Production. Mereka datang dari berbagai genre Rock, Dangdut, Pop Indonesia, Pop Sunda.

Tahun ini DH Production mengundang hanya 100 anak yatim karena keterbatasan tempat. Namun pada bulan-bulan lain pada momen tertentu pun DH Production sering mengundang anak yatim untuk menghadiri pengajian. Beginilah suasana berbuka puasa bersama jika adzan magrib sudah berkumandang.

SB: H. Dose Hudaya [Produser DH production]

Istimewanya buka puasa bersama tahun ini, Dose Hudaya mengaku sangat bergembira apalagi dirinya dinobatkan sebagai Jawara royalti. Hal itu diketahui saat Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) menggelar sosialisasi royalti bidang musik di Bandung bulan Mei 2019. Dalam sesi tanya jawab, terungkap Dose Hudaya penerima terbesar royalti untuk Pencipta Lagu. Royalti yang dikelola LMK WAMI itu bersumber dari platform digital YouTube.

SB: H. Dose Hudaya [Produser DH production]

Usai shalat tarawih, anak-anak yatim dan tamu undangan menikmati hiburan dari sederet artis berkelas bintang. Panggung hiburan diisi band Hijau Daun, band Repvblik, band Demeises, penampilan mengesankan Doel Sumbang, dan sederet artis lainnya.

Musik ....

Penyanyi gaek Doel Sumbang, penampilannya kali ini berbeda, ia lebih kurus dibanding beberapa bulan sebelumnya. Ia menjalani diet dibantu sang isteri. Katanya, Doel merasa lebih leluasa, sehat, dan irit pengeluaran.

SB: Doel Sumbang [Penyanyi & Musisi]

Sementara Demeises asal Cianjur ini bangga telah bergabung dengan DH Production yang melejitkan grup bandnya hingga menempati posisi musisi papan atas.

SB: Demeises .....

isur Suryana melaporkan ...

No comments