Aktivis Kawakan Setya Dharma Pelawi Yakin Toni Toharudin Bisa Pimpin Unpad

Share:

BANDUNG - Masih lantang seperti ketika mereka masih aktif sebagai aktivis di kampus Unpad pada era 1980-an  Setya Dharma Pelawi dan Eka Santosa, keduanya alumni Unpad awal 1980-an. Berdua, hari Kamis, 19 September 2019 mereka hadir di salah satu café di Jl. Teuku Umar Kota Bandung. Bisa diduga, dipastikan ada hal yang krusial. 

“Sengaja hari ini saya datang dari Jakarta langsung, hadir di Bandung dalam konteks pemilihan rektor Unpad yang diulang kedua kalinya,” kata Setya Dharma Pelawi, aktivis senior murid Rahman Tolleng yang terkenal pada zamannya. Setya dengan tegas mendukung Toni Toharudin yang sudah disebut anggap adiknya sendiri. Kata Setya, Unpad butuh angin segar. 

"Harapannya Kang Toni yang saya kenal ini baru masuk ke – 9 bakal calon rektor,  besok lusa bisa masuk ke- 6 bakal calon rektor.” tandas pria yang paling suka bicara blak-blakan itu. 

“Delapan atau tujuh lainnya dari 9 bakal calon rektor, menurut saya mereka ini sudah lama terkontaminasi. Makanya, Unpad biar segera masuk ke-500 universitas terbaik dunia, harus dipimpin oleh orang muda berprestasi secara nasional dan internasional. Kang Toni sudah menunjukkan sejumlah prestasi itu,” lagi papar Setya Dharma sambil mengatakan, Toni Toharudin terbilang calon yang non organik. 

Calon Pesanan Menteri
Pada pihak lain Eka Santosa menjelaskan dengan runtun tentang sinyalemen bahwa salah satu dari 9 bakal calon rektor Unpad, dalam tanda petik adalah pesanan khusus Menristekdikti?

“Tegas, saya tepis tidaklah benar itu. Pak Menteri tak segegabah itu. Yakin, semuanya akan berjalan dengan baik," Kata Eka Santosa sambil menjelaskan perihal munculnya gugatan pada pilrek ulang yakni gugatan dari Atip Latipulhayat setelah tiba pada tahapan 3 besar di tahun 2018 – “Biarlah dua hal yang berbeda ini berjalan di jalurnya masing-masing.

"Persoalan hukum itu ada aturan dan ketentuan tersendiri. Alangkah baiknya, saat ini walaupun katanya gugatan sudah dilayangkan ke PN Bandung dan PTUN, rekonsiliasi atau islah haikinya masih bisa dilakukan.” papar Eka Santosa. 

Dikonfirmasi kepada dua nara sumber ini, apa yang dimaksud perlunya angin segar di kepemimpinan Unpad masa depan? Tegas, keduanya menaruh harapan masuknya bakal calon rektor Unpad Toni Toharudin ke ajang 6 besar. 

"Makin yakin kami berdua dan kawan-kawan lainnya, senat akademik Unpad akan sejalan dengan kami berdua di sini, ya Unpad perlu angin segar itu, kata Eka yang diamini Setya Dharma.(Hari/isur) 

No comments