[VIDEO] SEMBILAN BAKAL CALON REKTOR UNPAD DIKERJAI EFFENDI GAZALI DAN ALUMNI

Share:



Paparan Bakal Calon Rektor Unpad Periode 2019-2024 di hadapan alumni dan masyarakat di Ruang Serba Guna Gedung 2 Rektorat Unpad, Jalan Dipatiukur, Bandung, Selasa 17 September 2019, cukup memukau. Ini cara gaya baru sosialisasi Pemilihan Rektor di Unpad. Para alumni pun ikut ambil bagian menguji kemampuan calon pemimpin Unpad itu.

Pemandunya, duet selebriti papan atas di tingkat nasional Effendy Gazali dari Universitas Indonesia (UI) dan Indy Rahmawati alumni Unpad. Gaya kedua selebriti itu sempat membuat gelagapan 9 bakal calon rektor Unpad.

Sembilan ‘bakal calon rektor Unpad itu terdiri atas Arief S Kartasasmita, Arry Bainus, Hendarmawan, Keri Lestari, Reiza D Dienaputra, Rina Indiastuti, Sri Mulyani, Toni Toharudin, dan Unang Supratman. Mereka ini berasal dari berbagai fakultas dengan ragam disiplin ilmu.

Effendi Gazali mengajukan pertanyaan setuju-tidaknya para ‘bakal calon’ terkait revisi UU KPK? Jawabannya hanya boleh dengan dua gestur - yang keberatan boleh duduk yang tidak boleh berdiri. Saat diulang pertanyaannya. Reaksi para balon rektor, semua masih terduduk.

Sesi selanjutnya, Effendi Gazali dan Indy Rahmaati kembali meminta Sembilan bakal calon rektor unpad menunjukkan sikapnya atas hak suara Menristek. Ada lima bakal calon rektor Unpad spontan berdiri. Yang empat ‘balon’ lainnya Arief S. Kartasasmita, Rina Indiastuti, Sri Mulyani, dan Unang Supratman tetap duduk tanda setuju.

Salah satu unsur dalam Majelis Wali Amanat ialah Menristekdikti sebagai representasi pemerintah pusat yang punya 35 persen hak suara. Artinya, jika MWA Unpad beranggotakan 17 orang, maka seorang Menristekdikti pada pemilihan itu bernilai 6 suara dari total 17 suara.

SB: Prof. Effendy Gazali | Guru Besar UI
SB: Dr. Toni Toharudin | Balon Rektor Unpad
SB:Dr. Keri Lestari, M.Si, Apt | Balon Rektor Unpad

Sesi paling akhir pada acara ini, setiap kandidat diminta menyebut siapa lawan terberatnya dalam pencalonan ini. Selanjutnya, pakar semiotika Acep Iwan Saidi menjelaskan interpretasi visi dari setiap bakal calon yang disajikan dari hasil karya gambar dari kandidat.


Hari Safiari - Isur Suryana melaporkan ...

No comments