YUK.. JELAJAH KOTA GARUT MELALUI WRITINGTHON | LOMBA NULISNYA BERHADIAH 65 JUTA

Share:


JIKA pada umumnya kompetisi menulis akan berakhir setelah masa kurasi, Bitread Publishing mengembangkan sebuah metode baru yang diberi tajuk Writingthon (Writing Marathon).

Program ini berupa kompetisi menulis disertai dengan karantina selama tiga hari dua malam. Metode ini telah diterapkan dan berhasil melahirkan ratusan penulis dari berbagai bidang, latar belakang, dan profesi.

Anita Khairunnisa, founder dan CEO dari Bitread Publishing mengatakan, pada tahun ini Garut dibidik sebagai isu yang akan dikupas dalam Writingthon. Berkat kolaborasi antara Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Garut dengan Bitread Publishing dan pihak-pihak lainnya, terselenggaralah Writingthon Jelajah Kota Garut.

"Tujuan Kegiatan ini adalah mempromosikan Garut melalui delapan tema tulisan, yaitu seni, budaya, wisata, kuliner, sejarah, potensi ekonomi, bisnis, dan gaya hidup. Harapannya Garut akan semakin dikenal dan dilirik sebagai salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi," ujarnya, Jumat (20/9/2019).

Menurut Anita, kegiatan ini sangat spesial, karena di masa promosinya, Ridwan Kamil (Gubernur Jabar) beserta isteri, Atalia Praratya Kamil, dan Moka Garut turut memeriahkan pragelaran dengan meluncurkan video teaser. Saat pelaksanaan karantina pun para peserta diundang untuk menghadari gala dinner bersama Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman.

Selain itu, lanjut Anita, dukungan juga datang dari Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, sehingga diharapkan gelaran ini akan semakin gebyar dan informasinya sampai kepada berbagai kalangan.

Plt. Kadiskomonfo Kabupaten Garut, Drs. Diar Cahdiar Antadiredja, M.Si, berharap, kompetisi ini mampu menjaring banyak peserta yang berasal dari Garut mengingat lokasi gelaran berada di Garut. “Jangan sampai pesertanya hanya berasal dari luar Garut, sedangkan masyarakat Garut sendiri minim yang mendaftar atau bahkan tidak mengetahui gelaran ini,” ucapnya.

Oleh karena itu, Diar pun berkomitmen untuk membantu mempromosikan kegiatan ini melalui berbagai kanal dan jejaring Diskominfo Kabupaten Garut.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut, Drs.Totong S.Pd, M.Si. Pihaknya akan mengimbau seluruh guru di Kabupaten Garut untuk berpartisipasi dalam kegiatan Writingthon Jelajah Kota Garut. “Masyarakat Garutlah yang seharusnya lebih tahu tentang Garut,” kata Totong.

Kompetisi menulis yang akan memperebutkan total hadiah 65 juta ini akan dimulai pada tanggal 24 September 2019. Para peserta dapat mendaftarkan diri dan mensubmit tulisan melalui tautan bit.ly/WRITINGTHON.

Luaran dari program ini berupa buku dan konten-konten yang akan dirilis di berbagai media. Peserta kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya apa pun.[rls]

No comments