ASYIKNYA MENYIMAK PELAJARAN KEMARITIMAN DAN CODE KEAMANAN FASILITAS KEPELABUHANAN INTERNASIONAL



Dalam Paparan pertama yang bertempat di Aula PT Pelindo Cabang Panjang, GM Pelindo Cabang Panjang Drajat Sulistyo menyebutkan, kebanggaan menjadi mahasiswa Prodi Keamanan Maritim adalah mempelajari tentang maritim, yang notabene tidak atau belum dipelajari di Perguruan Tinggi lainnya.

Sejalan dengan konsep Indonesia sebagai negara maritim. Misal, di Lampung sendiri panjang pantainya 1500 km, dan Pelindo hanya memliki jangkauan sebagian kecil saja, siapa yang mencover siasanya?. Oleh karenanya, ancaman sangat mungkin terjadi yang berasal dari laut.

Paparan kedua oleh Budi Waluyo tentang Pentingnya ISPS Code dan Bussiness Continuity Management (BCM) dalam Keamanan Maritim dan Manajemen Bencana.

ISPS Kode Keamanan Fasilitas Kapal dan Pelabuhan Internasional yang merupakan amandemen Konvensi Keselamatan Jiwa di Laut mengenai pengaturan keamanan minimum untuk kapal, pelabuhan dan lembaga pemerintah atau merupakan instrumen penting dalam meminimalisir terjadinya kecelakaan, dan untuk mempermudah pengaturan kepelabuhanan.

Sedangkan BCM menjamin kelangsungan kegiatan di pelabuhan ketika terjadi bencana. Hal ini dapat menjadi kajian lanjutan bagi Prodi Keamanan Maritim dan Manajemen Bencana.[Joshua]

No comments

Powered by Blogger.