Brigjen Pol Purn. Drs. Siswandi Desak Presiden Segera Eksekusi Napi Narkoba | Keluarkan Perpu

Share:


JAKARTA - Ketua Umum Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) Brigjen Pol. Purn. Drs. Siswandi menghimbau agar Presiden Jokowi segera mengeksekusi narapidana (napi) narkoba dan keluarkan Peraturan Pengganti Undang Undang (Perpu) tentang penyelamatan terhadap korban, penyalahguna dan pecandu narkoba.

Pernyataan Siswadi disampaikannya kepada pers di Jakarta, Selasa (5 November 2019). Menurutnya, jumlah napi seluruh Indonesia berjumlah 260.000 orang. Dari jumlah itu 120.000 orang diantaranya adalah mereka yang terjerat narkoba.

"Di antara 120.000 narapidana narkoba, 40% nya adalah para penyalahguna dan pecandu narkoba," tandas Siswandi yang mantan perwira tinggi di BNN itu.
 
Over Kapasitas 
Dapat dibayangkan, penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) adalah salahsatu faktor yang mengakibatkan narkoba merajalela. Menahan di dalam penjara bagi korban dan pecandu narkoba membuat narkoba semakin merajalela dan sindikat semakin kuat. Korban narkoba jika dipenjara, bukan diobati malah semakin menjadi.

Korban dan pecandu di penjara saat keluar bukannya bertobat malah akan menjadi mata pecarian baru yang sangat menjanjikan. Ada yang bertindak sebagai kurir atau pun bandar. 
 
"Ini bener loh jangan main-main di Indonesia. Bukan darurat narkoba lagi, melainkan sudah menjadi Bencana Narkoba," tandas Siswandi sambil mengajak masyarakat bersatu komitmen untuk menyelamatkan generasi muda dari budak narkoba. Jangan egosektoral.(Isur)

No comments