Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat Juara I Tingkat Nasional | Jabar Sisihkan 33 Provinsi Lainnya

Share:


BANJARMASIN - Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat, diwakili Karang Taruna Desa Giriharja, keluar sebagai Juara I Karang Taruna Teladan tingkat nasional tahun 2019 di Jakarta. Prestasi ini cukup membanggakan dan dilalui dengan perjuangan cukup berat.

Pengumuman pemenang dan pemberian penghargaan dihadiri langsung Ketua Karang Taruna KBB, H. Ujang Rohman didampingi Kadis Sosial dan Kabid di Dinas Soaial KBB serta sejumlah pengurus karang taruna lainnya, di Banjarmasin, Kamis (19/12/2019). Kegembiraan terpancar pada mimik muka para anggota dan pengurus Karang Taruna.

Menurut Ujang Rohman, karang taruna KBB menjadi teladan tingkat nasional dan predikat juara 1 itu proses seleksinya memakan waktu 8 bulan. Ini diharapkan menjadi motivasi buat seluruh pemuda KBB untuk lebih baik dan berprestasi dalam bidang yang lain.


"Dengan pengabdian yang sungguh-sungguh serta bekerja keras tidak ada sesuatu yang tidak mungkin kita raih. Dengan prestasi ini menunjukan bahwa pemuda KBB bisa bersaing dengan pemuda seluruh Indonesia," ungkap Ujang Rohman yang juga dosen dan pejabat penting UIN SGD Bandung ini.

Menurutnya, perjalanan Karang Taruna Giriharja menjadi yang terbaik di Jawa Barat pun sarat dengan perjuangan, dimulai sejak Maret 2019 setelah karang taruna Giriharja menjadi yang terbaik di tingkat kabupaten. Di tingkat provinsi juga cukup ketat karena penilaian tiga kali sejak pemaparan program, presentasi, hingga cek lapangan.


Ujang Rohman merinci, hasil penilaian lalu mengerucut dari 27 karang taruna di kabupaten/kota menjadi 10. Kemudian pada 24 Juli 2019 lalu, Karang Taruna Giriharja KBB ditetapkan menjadi juara umum mengalahkan Kota dan Kabupaten Bandung sehingga berhak menjadi wakil Jabar ke tingkat nasional. "Sekarang terbukti, di tingkat nasional saja, kita yang terbaik, alhamdulillah," sambung Ujang Rohman.

"Proses seleksi mulai dari tingkat  kabupaten, provinsi, sampai tingkat nasional dari bulan Maret hingga Desember 2019. Dan alhamdulilah semua bisa dilewati dengan juara ditiap levelnya," kata Ujang.

Apa yang sebenarnya dibidik tim penilaian sehingga Karang Taruna KBB ini menjadi teladan tingkat nasional? Kata Ujang, keunggulan karang taruna ini adalah dari segi administrasi dan kelembagaan, usaha produktif, bank sampah, dan produk obat-obatan herbal yang memanfaatkan potensi lokal.


"Keberhasilan ini berkat kerja keras anak-anak Karang Taruna dan semua pihak yang mendukung," tambah Ujang. Tahun lalu Jawa Barat menjadi juara umum dengan diwakili karang taruna dari Kabupaten Bandung, dan tahun sebelumnya jadi juara dua nasional oleh Kota Bandung.

Penilaian tingkat nasional dimulai dari 13-19 Agustus 2019 untuk pemaparan, tinjauan lapangan bulan September-Oktober, dan penentuan pemenang di bulan Desember ini. Sementara poin yang dinilai mencakup struktur organisasi, administrasi kelembagaan, usaha produktif, kemitraan, sosial budaya, seni, olahraga dan kegiatan kemasyarakatan.

Atas hasil prestasi yang gemilang itu, Karang Taruna KBB mendapatkan hadiah dari pemerintah pusat berupa Piagam Penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp50 juta. "Pesaing ketat Jawa Barat dalam kompetisi ini seperti Jogja, DKI, Jatim, dan Sumatera," pungkas Ujang.[isur]

No comments