[VIDEO] BAKAR SAMPAH? HHMM.. ITU CARA PRIMITIF | PAKAI STUNGTA UNTUK MEMUSNAHKANNYA

Share:


Jangan seperti ini kejadiannya, sampah dibakar di tengah-tengah pemukiman warga. Selain menimbulkan penyakit berbahaya, juga ancaman pidana penjara dan denda bagi pelaku. Ini pelanggaran terhadap UU No. 18 Tahun 2008 Tentang Sampah dan sederet peraturan lainnya.

Segera hentikan cara-cara primitif ini, karena para ahli sudah mengantisipasi agar tidak banyak warga yang dipenjara gara-gara membakar sampah seenaknya. Satu diantaranya divisi Hejo Tekno dari Gerakan Hejo yang telah membuat teknologi Stungta, jenis incenerator smokeless, pemusnah sampah tanpa asap tanpa polusi.

Teknologi stungta sudah melalui pengujian dan segera mendapatkan lisensi dari Badan Standardisasi Nasional (BSN). Tahun 2020 malah segera beroperasi di tingkat kawasan kecil seperti RT/RW. TPA Sarimukti pun segera berhenti beroperasi. Kehadiran teknologi Stungta, seluruh instansi sudah menyetujui, Dinas Lingkungan Hidup, Disperkim, Kementerian PUPR, bahkan gubernur Jawa Barat.  

SB: Betha Kurniawan | CEO Hejo Tekno Pencipta Stungta
SB: Zulhamidi | Pejabat Kantor Layanan BSN

Setelah melihat langsung keandalannya, Kepala Bidang Infrastruktur Permukiman Disperkim Jawa Barat Lucky Ruswandi, mengapresiasi kinerja teknologi Stungta. Tahun 2020 bersama Tim Citarum Harum, Stungta segera dipoperasikan untuk mengurangi jumlah pasokan sampah residu di Jawa Barat.

SB: Lucky Ruswandi | Kepala Bidang Infrastruktur Permukiman Disperkim JaBAR

Stungta juga dilengkapi sistem KamiSama (Kawasan Minimasi Sampah Masyarakat), sampah bernilai ekonomis masih bisa dimanfaatkan, yang sudah residu harus dimusnahkan. Orang kreatif seperti Dindin mengelola sampah non organik menjadi gaun indah bernilai rupiah seperti yang diperagakan dua model ini.

SB: Dindin | Perancang Busana dari Limbah Sampah

Harapannya, Stungta karya anak bangsa ini tidak lama lagi akan berlabel SNI dari Badan Standardisasi Nasional, dapat kompak bekerja dengan TPS3R selama ini.

Isur Suryana melaporkan ...

No comments