Giliran Rektor UIN Bandung 'Jagokan' Fakultas Dakwah dan Komunikasi | Jadi Lab Dakwah Islam



GARUT - Rektor UIN Sunan Gunun Djati (SGD) Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si sangat mengapresiasi ikhiar Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) yang menjadikan masyarakat sebagai laboratorium pengembangan dakwah Islam guna mewujudkan kampus unggul, kompetitif menuju World Class University (WCU).

Pernyataan itu disampaikan Rektor saat membuka Rapat Kerja (Raker) FDK yang berlangsung di Hotel Tirta Gangga Cipanas Garut, dari tanggal 24-25 Januari 2020.

Rektor menuturkan, Raker Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) ini diharapkan dapat melahirkan ide, pikiran yang inovatif untuk mendukung program universitas. "Kami berharap UIN SGD ke depan bisa menjadi kampus yang siap menjadi World Class University," tandasnya.
 
Dekan FDK, Dr. H. Ahmad Sarbini, M.Ag yang didampingi Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. H. Enjang AS, M.Si., M.Ag, Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. H. Dindin Solahudin, MA, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Dr. H. Dadan Suherdiana, M.Ag menegaskan, keberadaan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN SGD Bandung harus menjadi pionir kebaikan yang terus berusaha untuk menjadikan masyarakat sebagai laboratorium pengembangan dakwah Islam.

Dekan FDK menjelaskan Raker ini sebagai alat evaluasi dan rencana kerja yang sudah dan akan dilakukan setiap satuan kerja. "Kami berharap hasil raker dapat menjadi komitmen bersama," pintanya, Sabtu (25/01/2020).

Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) ke depan harus menjadi pionir di tengah kehidupan masyarakat. "Jadikan masyarakat sebagai laboratorium dalam kerangka pengembangan dakwah ke depan," tegasnya.
 
Ketua Laboratorium Dakwah, H. Abdul Mujib, M.Ag. menegaskan untuk menjadikan masyarakat sebagai laboratorium ini merupakan bagian dari garapan program kerjanya.

"Kami ke depan akan melakukan terobosan di antaranya melakukan sinergi program pemanfaatan  bersama dengan jurusan serta masyarakat terdekat.Insya Allah masyarakat dari Cicaheum sampai Rancaekek merupakan prioritas utama untuk dibidik sebagai laboratorium dakwah," jelasnya.

Wakil Dekan II, Dr.H. Dindin Solahudin, MA. menambahkan kegiatan raker FDK yang diikuti 30 peserta ini dengan format acara serius, tapi santai penuh kekeluargaan. "Atmosfer rapat ini dirancang untuk membangun birokrasi kampus yang solid dan berkinerja optimal," ucapnya.

Bagi Ketua Jurusan Ilkom Dr. H. Darajat Wibawa, raker dipimpin langsung oleh Dekan FDK, Dr. H. Ahmad Sarbini, M.Ag, ini berusaha intuk mengevaluasi, memamerkan keberhasilan program yang sudah dilaksanakan sebagaimana diamanatkan pihak fakultas. "Semua program yang diamanatkan sudah kami laksanakan. Kami tinggal menjalankan rencana program kerja yang akan datang," katanya.

Salah satu terobosan baru dalam Raker FDK ini memunculkan rencana kerja baru yang bebasis kompetensi dan teknologi yang memperkuat komitmen UIN menuju World Class University (WCU).

Untuk membangun kebersamaan di lingkungam FDK dilaksanakan refleksi dari seluruh peserta raker yang mengeksplor harapan-harapan dan membangun komitmen bersama dalam pelayanan akademik dan non akademik bagi mahasiswa. "Sesi refleksi berlangsung sarius, namun tampak suasana cair yang berakhir pukul 03.30 dini hari. Raker dilanjutkan pada hari Sabtu pagi dan ditutup oleh Dekan FDK menjelang zhuhur," pungkasnya.[rls/IS]

Humas UIN SGD Bandung

No comments

Powered by Blogger.