Kenapa Penyalahguna Narkoba Tak Boleh Dikriminalisasii? | Ini Ulasan Lawyer GPAN..!!



 Ada yang menarik dari obrolan di Café Code bersama Ahmad Hasni Fahmi S, SH., Lawyer Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) beberapa waktu lalu. Materi pembicaraannya sangat khas, yaitu persoalan penyalahgunaan narkoba, mesti dikriminalisasi yang ujungnya dipenjara? Atau, tidak dikriminalisasi yang ujungnya rehabilitasi?

Ini masih menjadi persoalan pelik di negeri yang tercatat sebagai negara berdasarkan hukum ini. Tak pelak, setiap pekan ada saja orang yang terjaring kasus narkoba. Di antaranya ada selebriti, public figure, bahkan tokoh terkemuka.

Seperti apa perlakuan untuk para penyalahguna narkoba ini? Ada jawaban paling manusiawi yang dilontarkan Ahmad Hasni Fahmi S, SH, Lawyer Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) saat terlibat obrolan dengan Edy Suherli. Kata Hasni, mereka harus direhabilitasi bukan dikriminalisasi.

"Penyalahguna narkoba itu sudah semestinya direhabilitas supaya bisa sembuh dan kembali normal. Kalau dimasukkan ke penjara atau dikriminalisasi, dia tidak akan sembuh. Bahkan makin menjadi-jadi di sana, keluar dari penjara malah lebih pintar,” kata Ahmad Hasni Fahmi.

Tulisan mengenai tanya jawab seputar ganjaran bagi penyalahguna narkoba ini, sebelumnya sudah dilansir laman beepdo.com. Atas ijin Pendiri yang juga pimpinan Lawyer di LBH Panji Keadilan, Brigjen Pol. P. Adv. Drs. Siswandi, maka obrolan dan tulisannya boleh dikutip. Berikut tanya Jawab Edy dengan Hasni.

Apa landasan yang menyatakan kalau para penyalahguna narkoba itu harusnya direhabilitasi? “Ada surat edaran dan Surat edaran Mahkamah Agung dan Kabareskrim Polri bahwasanya pengguna narkoba itu bisa direhab di tingkat penyidikan, dan penuntutan. Jadi selalam proses hukum berjalan para penyalahguna narkoba itu sudah bisa masuk pantai rehabilitasi,” terangnya.

Kalau penyalahguna narkoba terbukti tidak mengedarkan narkoba alias dia hanya sebagai pengguna narkoba, dia bisa direhabilitasi. Kalau pengedar beda lagi urusannya. “Para penyalahguna ini harapannya bisa diselamatkan dan disembuhkan dari narkoba setelah melewati masa rehabilitasi,” tambahnya.

Yang menjadi masalah di Indonesia, permintaan terhadap narkoba ini amat tinggi. Tingginya permintaan membuat banyak orang melakukan segala cara untuk mengedarkan atau memasarkan narkoba ini, karena keuntungan dibalik kegiatan ini amat menggiurkan.

“Inilah tugas berat aparat keamanan untuk mencegah pengedaran dan penyalahgunaan narkoba, terutama  di lingkungan generasi muda harapan bangsa. Bagaimana nasib generasi mendatang kalau generasi sekarang sudah terjerumus ke narkoba,” kata Hasni.

Permintaan yang tinggi terhadap narkoba ini salah satunya bisa dicegah dengan rehabilitasi. “Saat para pengguna narkoba itu direhabilitasi, otomatis permintaan akan narkoba berkurang. Ini salah satu langkah untuk mengurangi peredaran narkoba,” tandas Ahmad Hasni Fahmi S, SH di acara dialog bertajuk Café Code itu.[isur/rls]

Keterangan foto Repro dari beepdo.com; Hasni kanan, Edy kiri

No comments

Powered by Blogger.