Ketum GPAN Siswandi Geram Dua Anggota Dewan Berpesta Narkoba | Pengkhianat Rakyat


JAKARTA - Masih mengganasnya Virus Corona yang tengah melanda sebagian besar penduduk negeri ini, tidak membuat dua anggota DPRD dan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Sulawesi ini merasa takut. Malah ketiganya diketahui berpesta narkoba di sebuah diskotek di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.

Berkat kesigapan aparat Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, ketiga oknum itu pun berhasil ditangkap, Minggu (22 Maret 2020). Informasi yang dihimpun, dua anggota DPRD dan seorang ASN tersebut berasal dari salah satu daerah di Sulawesi.

Saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto membenarkan penangkapan ketiga orang tersebut. Ketiganya saat ini masih diperiksa di Polres Metro Jakarta Pusat. "Masih penyelidikan untuk informasi lebih lanjut dan pengembangan dari kasus ini," ungkap Heru, Minggu 22 Maret 2020.

Pihak Polres Jakarta Pusat belum bersedia membeberkan identitas ketiga pelaku tersebut. Heru juga belum memberikan penjelasan rinci soal kronologis penangkapan. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun, para tersangka itu diketahui berinisial WM dan LH yang merupakan anggota DPRD dan seorang ASN berinisial RT yang bekerja di Sekretariat DPRD di Sulawesi.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Afandi Eka Putra membenarkan pihaknya saat ini telah mengamankan tiga orang yang diduga memakai narkoba. "Nanti pak Kapolres langsung yang menyampaikan informasi terkait perkembangan dari penyelidikan," jelas Afandi saat dikonfirmasi awak media.

Mendengar informasi tertangkapnya tiga oknum yang sehari-harinya digaji dengan uang rakyat itu, Ketua Umum GPAN (Generasi Peduli Anti Narkoba) Brigjen Pol P ADV Drs Siswandi benar-benar dibuat geram. Ia menyatakan, "itu oknum anggota DPRD pengkhianat rakyat".

Pihaknya berharap polisi serius menangani penyidikan anggota DPRD dan ASN yang telah mencoreng nama institusi negara dan menyakiti hati rakyat itu. Menurutnya, GPAN selama ini gencar mengkampanyekan Indonesia Bersih Narkoba.

Dengan tertangkapnya ketiga tersangka itu, lanjut Siswandi, menambah deretan jumlah oknum yang melanggar UU no. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Seharusnya anggota dewan maupun ASN memberi contoh yang baik bagi masyarakat," kata Siswandi.[rls/isur]

No comments

Powered by Blogger.