RASMAN ALWI AKHIRNYA DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA OLEH DIT RESKRIMUM POLDA SULSEL

Share:



JAKARTA - Tim kuasa hukum korban penipuan mafia tanah di Kepulauan Selayar, LBH Panji Keadilan Mulia Agung Perkasa, mengapresiasi langkah penyidik Ditreskrimum (Direktorat Reserse Kriminal Umum) Polda Sulawesi Selatan yang telah menetapkan Rasman Alwi sebagai tersangka.

Rasman Alwi seperti diberitakan sebelumnya, tadinya melaporkan balik korbannya (Alfian Pramana dan Tan Drama)  yang ia tipu ke Polres kepulauan Selayar. Dengan kata lain kasus ini menjadi unik seperti istilah "penipu mengaku ditipu".

Korban yang meminta bantuan hukum kepada tim Lawyer LBH Panji Keadilan yang dipimpin Brigjen Pol (P) ADV. Drs. Siswandi, SH, MH, mengaku sangat tertekan atas prilaku Rasman Alwi yang seolah kebal hukum di wilayah hukum Polres Kepulauan Selayar.

Berikutnya, para korban melaporkan perkara ini ke Ditreskrimum Polda  Sulawesi  Selatan dengan bukti-bukti yang cukup atas aksi penipuan yang  dilakukan Rasman Alwi. Hanya saja pada waktu itu pihak Polres Kepulauan selayar tidak mengindahkan surat Nomor 1580/II/RES.7.5/2020  Ditreskrimum Polda Sulsel. 

Tim kuasa hukum korban terus mendesak agar tidak ada main mata dalam perkara ini.  Tidak ada yang kebal hukum di negeri ini, begitulah pernyataan tim kuasa hukum LBH Panji Keadilan yang dimuat di sejumlah media massa. Bahkan LBH Panji Keadilan dalam konferensi persnya di Jakarta Senin 2 Maret 2020 lalu, mendesak Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Temmangnganro Machmud untuk mengindahkan surat dari Polda Sulsel tersebut.

Berkat kesigapan Ditreskrimum Polda Sulsel itu, dalam waktu yang tidak terlalu lama, perkara ini segera diambil alih untuk digelar dan menetapkan Rasman Alwi sebagai tersangka kasus penipuan jual-beli tanah di Kepulauan Selayar.  Jumat malam (27 Maret 2020) tim lawyer dari LBH Panji Keadilan mendapat kabar bahwa Rasman Alwi sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Dit Reskrimum Polda Sulsel.  

Brigjen Pol (P) ADV. Drs. Siswandi, SH, MH sedang memberikan keterangan Pers di Jakarta. Foto: Istimewa
 
Brigjen Pol (P) ADV. Drs. Siswandi, SH, MH yang memimpin Tim Kuasa Hukum LBH Panji Keadilan atas nama kedua korban, mengapresiasi kinerja cepat yang dilakukan jajaran Direktorat Reskrimum Polda Sulsel. 


"Untuk itu segera tuntaskan proses penyidikannya. Tidak ada yang kebal hukum di negeri ini," ungkap Siswandi yang dihubungi via ponsel, di Jakarta, Sabtu pagi (28 Maret 2020). Ditambahkan Siswandi, jangan ada lagi korban lain atas aksi penipuan jual-beli tanah seperti yang dilakukan Rasman Alwi.[isur]


No comments