GPAN SIAPKAN 1000 MASKER DAN NASIKOTAK UNTUK OJOL DAN MASYARAKAT KURANG MAMPU

Share:


 

JAKARTA - INILAH watak asli orang Indonesia, peduli dan gotong royong. Begitu mengganasnya penyebaran virus corona (Covid19) yang membahayakan manusia saat ini memancing munculnya watak asli orang Indonesia, khususnya DKI Jakarta, untuk berbagi. Tidak terkecuali para aktivis anti narkoba yang tergabung dalam Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) dengan gerakan GPAN Peduli.

 

Bersamaan dengan tragedi Virus Corona, sejurus itu pula kewajiban seluruh warga DKI Jakarta mengenakan masker di luar rumah. Namun banyak masyarakat yang masih tidak mengenakan masker dengan alasan tidak punya. Alasan itu pula yang memancing kepedulian GPAN yang dipimpin Ketua Umumnya Brigjen Pol (P) ADV. Drs. Siswandi menghimpun donasi dari para pengurus dan simpatisan GPAN untuk membuat dan membagikan 1000 masker dan nasi kotak kepada driver Ojol (Ojek Online) dan masyarakat kurang mampu.

 

Langkah tersebut dilakukan untuk membatasi ruang gerak virus corona yang mudah menyebar melalui semburan bersin maupun batuk bahkan nafas manusia. Juga meringankan beban masyarakat yang terdampak virus corona. Banyak warga yang kesulitan mencari nafkah karena PHK maupun terbatasnya ruang gerak dan harus diam di rumah. Menurut Siswandi, ini adalah langkah GPAN membantu menghentikan penyebaran COVID-19, khususnya di DKI Jakarta.

 

"Alhamdulillah pengurus dan simpatisan GPAN sigap dan sudah terkumpul donasi untuk dibelikan masker dan menyiapkan nasikotak. Insha Allah masker dan nasikotak itu akan dibagikan kepada Ojol dan masyarakat yang membutuhkan," papar Siswandi kepada sejumlah wartawan di Jakarta, Sabtu (18/04/2020).

 

Untuk tahap awal mereka yang sudah menyumbangkan donasinya antara lain: Brigjen Pol Purn ADV Drs iswandi, Jimmy Rimba, Ibu Hany, Prana Jaya, Panello, Tandrama, Lawyer Dedi, Dewi Katayama, Astrid, Mahyudin, Zahrul Azhar, Pak Imam,Ameng Kalbar, dan menyusul nama-nama lain yang masih dicatat oleh panitia GPAN Peduli.

 

"Kami akan membantu mencegah penyebaran Covid-19. Dan kita selalu berharap agar musibah ini segera berakhir," tambah Siswandi yang mantan pejabat tinggi BNN dan Mabes Polri itu.

 

Menurut Siswandi yang pendiri LBH Panji Keadilan Mulia Agung Perkasa ini, tidak kalah pentingnya, GPAN Peduli membuka juga layanan untuk menampung donasi. Meskipun hanya Rp25.000, namun jika donasi itu kelipatannya banyak akan sangat membantu para pejuang kemanusiaan. GPAN Peduli tidak membatasi siapa saja yang akan memberi donasi ke No. Rekening BNI 0733-009-012 atas nama PIPIN CAROLINA BARUS.

 

"Ditunggu sampai 30 April 2020. Kalau kita bersama, saya yakin Covid-19 akan kabur," pungkas Siswandi.[isur]

No comments