INDOMART ANTAPANI DITUTUP AKIBAT SATU KARYAWANNYA POSITIF CORONA

Share:


BANDUNG - Lurah Antapani Tengah, Camat Antapani, Kapolsek Antapani, Damramil 1810 Arcamanik, dan Kepala Puskesmas Griya Antapani, pada Jumat (24/04/2020) menandatangani kesepakatan menutup toko Indomart di Jln. Kuningan Raya Antapani Bandung (Depan Lapangan GASMIN). Satu karyawan Indomart ini dinyatakan positif Corona (COVID-19).

 

Berita ini mulai heboh pada hari Senin (27/04/2020) setelah viral surat kesepakatan muspika Antapani beredar di medsos. Dalam surat itu tertulis kronologis adanya Karyawan Indomart Antapani yang berinisial RA warga Ujungberung Bandung jemaat Klaster Gereja Baranangsiang yang sudah positif Corona sejak 11 Maret 2020. Pada 1 April 2020 dilakukan Rapid Test, dan 6 April 2020 melalui pesan whatsapp RA dinyatakan positif Corona.

 

Meski demikian, RA tidak mengisolasi diri selama 14 hari dan masih aktif bekerja di Indomart tersebut. Pada 9 April 2020 RA menjalani Swab Test, dan pada 22 April 2020 RA melalui pesan whatsapp dinyatakan positif Corona. RA dianjurkan untuk osilasi diri oleh pihak Rumah Sakit Ujungberung.

 

Informasi di whatsapp itu pun menggegerkan warga Antapani dan Kota Bandung pada umumnya, sehingga 10 karyawan Indomart dan supervisor toko tiga diantaranya warga Antapani yang bersentuhan langsung dengan RA segera ditangani puskesmas masing-masing domisili.

 

Penutupan toko swalayan Indomart itu pun dilakukan setelah para pihak melakukan koordinasi dan rapat bersama, termasuk melakukan kontak by phone dengan supervisor Indomart.  

 

Kesepakatan itu ditandatangani jajaran Muspika Antapani. Pihak Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mengimbau seluruh warga RW 10 yg pernah berbelanja di Indomaret rentang waktu penutupan hari jumat 24/04/2020 sampai 14 hari sebelumnya (11/4/2020 sd 24/4/2020), diminta segera memeriksakan diri ke Puskesmas/Rumah Sakit serta melakukan isolasi mandiri.

 

"Mohon untuk diberitahukan kepada warga yg lain, agar berita ini dpt diketahui seluruh warga RW 10," demikian bunyi pengumuman yang disebar di whatsapp dan platform medsos lainnya tersebut.[isur]

No comments