KETUM GPAN SISWANDI, AWAS SINDIKAT NARKOBA IKUT BEBAS

Share:

Kemenkumham akan bebaskan puluhan ribu napi dewasa dan anak-anak dari rutan dan lapas untuk menghindari penyebaran Virus Corona ---

JAKARTA - Dampak penyebaran penyakit akibat Virus Corona 2019 (Covid-19) melebar sampai ke rumah tahanan (Rutan) dan lembaga pemasyarakatan (Lapas). Informasi terakhir selain kebijakan persidang online, Kemenkumham juga akan membebaskan sekitar 30 ribu narapidana (napi), termasuk di dalamnya napi narkoba, dan tahanan anak.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) Brigjen Pol. (P) ADV. Drs. Siswandi meminta pihak Kemenkumham untuk menginventarisir dan mengklasifikasi napi sesuai perkara hukum yang mereka jalani.

"Hati-hati jangan sampai sindikat narkoba bermain di kebijakan ini, tentun saja mereka berupaya bisa ikut BEBAS," kata Siswandi kepada Pers, di Jakarta, Rabu (1 April 2020 ). Paling penting dari pesan Siswandi, jangan sampai Gatot Brajamusti ikut dibebaskan dengan alasan yang sama.   

"Saya dapat pesan khusus melalui WA dari mantan Komisioner Komisi Perempuan, Ibu Nuryanti, jika Kemenkumham membebaskan puluhan ribu napi, termasuk di dalamnya napi narkoba, maka hati-hati dengan Gatot Brajamusti, jangan sampai bebas," tambah Siswandi sambil menyisipkan kata pesan dari Nuryanti.

Nuryanti, seperti dikatakan Siswandi, adalah mantan Komisiomer Komisi Perempuan yang menangani kasus Gatot Brajamusti sejak awal. Ikut bebasnya Gatot Brajamusti dari sel tahanan sama saja dengan membuka peluang bisnis narkoba di antara sindikat makin kuat. 

Tahanan Anak 
Terkait pembebasan anak akan dilakukan melalui proses asimiliasi. Ini diberlakukan untuk narapidana yang sudah menjalani 2/3 dan jatuh pada 31 Desember 2020. Selain itu, ketentuan ini berlaku untuk narapidana anak yang setengah masa pidananya jatuh pada 31 Desember 2020.

Sedangkan proses pembebasan dengan mekanisme integrasi dapat dilakukan dengan ketentuan bagi narapidana yang sudah menjalani 2/3 hukumannya dan anak yang sudah menjalani setengah masa pidananya.[isur] 

Sumber:  alinea.id dan berbagai sumber lain

No comments