KETUM YBLH YOYON SUHARYONO BAGIKAN SEMBAKO BAGI MASYARAKAT TERDAMPAK COVID-19

Share:


 

CIREBON - Patut dicontoh, disaat krisis bahan makanan pokok akibat berbagai aturan yang dikeluarkan pemerintah terkait penyebaran Virus Corona (Covid-19), Ketua Umum Yayasan Buruh dan Lingkungan Hidup (YBLH) Cirebon, Yoyon Suharyono, membagi-bagi beras dan bahan makanan pokok lainnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Yang pertama kali Yoyon bidik teman dan tetangga yang usianya diatas 60 tahun. Usia itu jika dilihat dari isu Corona paling rentang terimbas Covid-19. Namun bagi Yoyon, bukan karena virusnya tetapi mereka bisa mati kelaparan akibat tidak bisa keluar rumah.

 

Saat diberlakukan KSBB, kata Yoyon, masyarakat semakin dibatasi ruang geraknya. Mesti mengenakan masker dan tidak boleh berboncengan apabila naik motor keluar kota. Masyarakat yang usia diatas 60 tahun juga sangat rentan terkena sanksi KSBB.

 

"Alhamdulilah Yoyon baru bisa berbagi sama teman SD dan SMP yang tinggal di Cirebon yang usianya diatas 60 tahun. Mereka mayoritas tidak punya kegiatan dan oleh pemerintah tidak boleh keluar rumah," ungkap pria kelahiran Cirebon yang cukup akrab dengan mantan Men-LH di era orde baru, Sarwono Kusumaatmadja itu.

 

"Yang Yoyon takutkan bukan mati karena Corona tapi mati karena kelaparan dan stres setelah dicek pendaringannya kosong. Kalau dua Minggu lagi tidak punya beras tidak tau apa yang terjadi, mungkin mati kelaparan karena tidak punya uang untuk beli beras itu yang Yoyon liat di desa," ungkap tokoh yang populer dengan Program "Sejuta Pohon Jati" itu.

 

Belakangan ini Yoyon mengaku terenyuh melihat informasi yang dikeluarkan dunia internasional, dinyatakan bahwa akan terjadi kekurangan pangan secara global akibat efek Covid-19. Di seluruh belahan dunia, kata Yoyon, mereka akan mendahulukan kepentingan warganya masing-masing.

 

"Berarti semua negara akan berhenti ekspor pangan, sehingga saya mohon kepada para anggota WA grup khusus para Kuwu, persiapkan kecukupan pangan tingkat lokal. Mengingat juga kita akan masuk musim kemarau. Kecukupan pangan tingkat lokal harus merupakan inisiatif lokal juga," tandas Yoyon.

 

Atas inisiatif Yoyon, menggugah hati kalangan pejabat di Kabupaten Cirebon, tidak terkecuali Sekretaris Daerah (Sekda) setempat. Bantuan sembako alakadarnya langsung dibagikan kepada masyarakat paling rentan ekonomi krisis, khususnya mereka yang berusia diatas 60 tahun dengan kondisi ekonomi paling mengkhawatirkan.(isur)

No comments