#Didi Kempot serba Sekilas
@by : Joko Dewo. ----
YA... hanya serba sekilas dengan
Didi Kempot. Sekilas ketemu waktu di kawasan perempatan Slipi Jakarta Barat. Beberapa
pengamen bis kota dan angkutan umum yang Saya kenal ada Marche cs. termasuk
Didi Kempot (Kelompok Pengamen Trotoar) ada disitu. Sekilas juga Saya ketemu
Untung Blangkon yang memang didikan seorang Dono Warkop Maestro Komedi
Indonesia. Sekilas lagi sudah ada di kontrakan di kawasan Kampung Makassar
Jakarta Timur, dekat kediaman Mamiek Prakoso Srimulat dan khas dengan kediaman
para Senior Srimulat.
Didi Kempot tak jauh beda
dengan mBah Surip "Si Bangun Tidur" yang Saya kenal di kawasan
Bulungan, markas besar KPJ (Kelompok Pegamen Jalanan) yang melahirkan Seniman
Viral juga seperti Kuntet Mangkukangit (pencipta lagu Judul Judulan). Bulungan
lebih menjadi tempat tongkrongan para Seniman Jalanan yang berkelas dari mulai
Iwan Fals, Anto Baret, Tony Kiu Rastafara dan musisi seperti Setiawan Djody. Banyak
lagi termasuk tempat kumpulnya Sineas seperti Teguh Karya, Slamet Raharjo, Alex
Komang, Neno Warisman, Renny Djajusman dll.
Sekilas lagi dengan Didi
Kempot, yang Saya buru dari mulai Solo, Ngawi hingga Semarang hanya untuk
mengisi program acara sebuah tayangan Campursari Es Campur Es stasiun televisi
TV7 (permintaan Groto Triatno Manager Program).
Didi Kempot mulai sering bolak
balik ke Suriname, setelah Saya barengan dengan Titiek Puspa, Vonny Sumlang, bu
Waldjinah dan Congrok 17 Semarang, selalu mempersembahkan lagu lagu dan hiburan
khas Jawa sebagai kangen masyarakat Suriname dan lagu lagu Campursari Didi
Kempot sangat diminati.
Sekilas bangga lagi dengan
seorang Didi Kempot, ketika Konser Amal yang bisa mengantongi sekitar tujuh
koma enam Milliar Rupiah, di tengah situasi dibangun tempat pesakitan bagi
pengobatan Covid-19 dan seorang Kempot (panggilan yang akrab), mampu meredam
rasa was was sebagai sebuah Kepedulian sesama Umat Manusia.
Konser Amal diperuntukkan
kepada siapa saja yang perlu dibantu dan membantu tidak mengenal sipit belang
hitam putih Suku Agamanya.
Sekilas tambahan bahwa seorang
Didi Kempot, tembang tembang yang khas syair lyrik berbahasa Jawa, tetap terasa
Indonesia yang sesungguhnya dan Didi Kempot seniman made in Indonesia.
Sekilas bagi yang sudah
memberi tanda jadi bagi Konser Acara dan semoga mengikhlaskannya, Saya yakin
Gusti Allah mboten sare dan akan mengganti berlimpah dengan kesejukan
jiwa serta bablaslah Corona. Semangat kembali para Seniman untuk berkiprah,
mengisi hiburan yang tidak hanya sekedar tontonan saja, tapi menjadi tuntunan
bagi jati diri Budaya Bangsa Indonesia.
Surga bagimu Didi Kempot.
Bojong Gede Bogor, 06052020.
No comments
Post a Comment