Calon Bupati Bandung Belum Definitif | KDI Menunggu Pengumuman Resmi DPP Golkar

Share:


INTRONEWS - Laman TimeIndonesia tiba-tiba memberitakan calon bupati Bandung jatuh pada Kurnia Agustina Naser. Pengumuman tidak resmi itu disampaikan secara lisan tanpa SK oleh Ketua Tim Seleksi Balon Bupati Bandung 2020 Partai Golkar Kabupaten Bandung, Cecep Suhendar. 

Judul beritanya pun menggunakan tanda tanya, sehingga menandakan berita itu belum memiliki kelengkapan data secara otentik. Mengetahui hal itu Bakal calon Bupati Bandung dari Partai Golkar H. Deding Ishak atau yang populer dengan sebutan Kang Dedi Ishak (KDI) menanggapi dengan nada santai. 

Putera kiai ternama Totoh Abdul Fatah (alm) itu saat dikonfirmasi melalui andoid menyebut menyebut hal itu merupakan manuver tim sukses isterinya Bupati Bandung saja. Bahkan Deding mengaku tidak terganggu dengan pemberitaan tersebut. 

"Saya tidak terganggu dengan berita itu. Ini dinamika, politik namanya, santai-santai saja. Cuma sayang secara etika ini tidak benar. Itu berita angin. Angin 'kan bisa berubah- ubah," tandas Deding Ishak, Rabu 1 Juli 2020. 

Menurut Deding Ishak yang berhak mengumumkan calon Bupati itu tentu saja DPP Partai Golkar. Sebab, pengumuman resmi calon dari Partai Golkar ditetapkan DPP Partai Golkar dan disampaikan oleh pimpinan Partai Golkar di Jakarta. "Jadi, bukan di DPD Kabupaten atuh," kata Deding Ishak. 

KDI menunjukan sikap hormat terhadap Ketua Umum, Sekjen, Ace, dan Iswara. "Dengan cara seperti ini menurut saya mereka itu difait Accompli," kata Deding mengutip istilah orang Perancis. 

Bagi Deding Ishak Survey harus menjadi parameter penentuan calon Bupati. Itu juga  belum dilakukan oleh pihak partai. "Bagaimana mau keluar nama kalau hasil surveynya saja belum ada,"pungkas Deding Ishak.[isur]

No comments