[VIDEO] Supriatna alias Amang Nekad Bakar Bangunan Balegede Pakai Bom Molotov | Akibat Kelewat Sakit Hati

Share:


INILAH agedan reka ulang peristiwa pembakaran balegede julang ngapak, Alam Santosa Pasir Impun, Kab Bandung. Tersangka Supriatna alias Amang serta empat orang saksi dihadirkan di sini, termasuk saksi korban Eka Santosa yang tiada lain sang pemilik ekowisata alam santosa. Para saksi itu antara lain RS (27) karyawan swasta; AA alias O (25) buruh harian lepas; dan R alias D (18) belum bekerja.

Rekaulang dibantu tim INAFIS Polresta Bandung dibawah komando Kapolsek Cimenyan Kompol Sumi M SH. 30 petugas hadir di TKP, dari polsek Cimenyan, Polresta Bandung, jajaran Koramil, dan Karang Taruna Desa Cikadut.

Rekonstruksi berjumlah 19 adegan. Semuanya berjalan lancar. Ada adegan yang sempat diulang lantaran harus dilakukan di lokasi tempat kejadian sebenarnya. Eka Santosa sempat sewot lantaran saksi dan tersangka berbeda keterangan.

Pada adegan ke-17 tersangka membakar balegede melalui tangannya sendiri menggunakan bom molotov di belakang Julangapak itu, persis sejajar atap bangunan. Saat ditanya motif pembakaran, sesuai keterangan tersangka di BAP, ia sakit hati akibat ditegur pemilik gedung tersebut. Sakit hati tapi kok balasannya dgn membakar bangunan seharga 2 miliar. Padahal waktu itu tidak boleh ada orang berkerumun di tempat orang lain tanpa izin bersamaan adanya ancaman wabah covid-19.

Ada keterlibatan saksi yang mendukung perbuatan tersangka, namun polisi bisa terus mengembangkan kasus ini setelah berkas perkaranya diserahkan ke kejaksaan (P21).

SB: Kompol Sumi M, SH | Kapolsek Cimenyan

Atas rekaulang itu, Sang pemilik bangunan balegede sekaligus korban atas kejadian ini mengaku salut dengan kinerja kepolisian khususnya kegigihan Kapolsek Cimenyan.

SB: Eka Santosa | Korban, Pemilik Bangunan Balegede

Akibat kasus pembakaran Balegede Julangapak ini, kepolisian menjerat tersangka Supriatna alias Amang dengan pasal 187 KUHP yang ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara.

Di sisi lain Eka Santosa belum puas atas beberapa hal. Ia berharap perkara ini terus berkembang dan akan terungkap pada saat persidangan. Diharapkan tidak ada pihak yang bermain mata ...

isur suryana melaporkan ...

No comments