Jika Anak-anak Kita Ingin Cerdas dan Sehat Cobalah 10 Makanan Sehat Ini

Share:

MENGONSUMSI makanan sehat dan halal sangat dianjurkan oleh Rosulullah, terutama untuk anak usia dini. Agar anak cerdas sebaiknya orangtua mulai menerapkan pola makan sehat untuk si buah hati.

Pernahkah kita mengira pola makan sehat sangat berpengaruh pada masa depan si anak. Kesehatan anak yang terganggu akan sulit dikembalikan setelah ia tumbuh dewasa. Itu sebabnya mengonsumsi makanan sehat akan sangat berpengaruh pada masa depan seseorang.

Menyantap makanan sehat merupakan hal yang mudah dilakukan. Pada dasarnya, makanan sehat terdiri dari beberapa menu protein, karbohidrat, dan serat. Di Indonesia, ketiga menu utama tersebut sangat mudah didapatkan.

Kita harus pandai mengolah makanan sehat sedemikian rupa agar lebih menarik dan tidak membosankan anak-anak. Seringkali kita mendapati si kecil sulit dibujuk mengonsumsi makanan sehat. Ajaklah anak belajar perlunya mengonsumsi semua sumber gizi.

Orangtua juga sebaiknya memilih makanan yang menjadi kesukaan buah hati agar nafsu makannya meningkat. Hindari makanan yang mengandung banyak gula dan lemak dalam menu sehari-hari.

Para ibu di rumah kadang bingung memilih makanan apa yang sehat dan mencerdaskan anak itu. Baiklah, ini makanan yang dijuluki “Brain Food” diyakini dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir anak-anak:

1. Salmon

Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 - DHA and EPA - yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak.

Riset terbaru juga menunjukkan orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Menurut para ahli, meski tuna mengandung asam omega-3, namun ikan ini tidaklah sekaya salmon.

2. Telur

Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat.

 

3. Selai Kacang

“Kacang tanah (peanut) dan selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi.

4. Gandum Murni

Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf.

5. Oat/Oatmeal

Oat merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi penting bagi otak. Oat dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari.

Kaya akan kandungan serat, Oat akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Oat juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potassium dan seng — yang membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi pada kapasitas penuh.

6. Berry

Strawberry, cherry, blueberriy dan blackberry. Secara umum, semakin kuat warnanya, semakin banyak nutritisi yang dikandungnya. Berry mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker.

Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikian dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah berri ini juga ternyata kaya akan asam lemak omega-3.

7. Kacang-kacangan

Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral. Kacang makanan baik untuk otak karena dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat makan siang.

Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak Asal Lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya — khususnya ALA - jenis Asal Omega-3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak.

8. Sayuran dan Buah-buahan Berwarna

Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.

9. Susu dan Yogurt

Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak.

Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D bahkan 10 kali dari dosis yang direkomendasikan. Vitamin D adalah vitamin yang juga penting bagi sistem saraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia secara keseluruhan.

10. Daging Sapi Tanpa Lemak

Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolah. Daging sapi tanpa lemak adalah salah atu sumber makanan yang mengandung banyak zat besi. Dengan hanya mengonsumsi 1 ons per hari, maka tubuh Anda akan terbantu menyerap zat besi dari sumber lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral seng yang dapat membantu memelihara daya ingat.

Khusus bagi yang vegetarian, Anda dapat memanfaatkan kacang hitam dan burger kedelai sebagai pilihan. Kacang-kacangan adalah sumber penting zat besi nonheme — tipe zat besi yang membutuhkan vitamin C untuk diserap tubuh.

Mengonsumsi tomat, jus jeruk, strawberry dan kacang-kacangan dapat mencukupi kebutuhan zat besi. Kita juga harus banyak berolahraga agar stamina tetap terjaga, istirahat yang cukup, dan kecerdasan kita tetap terjaga.[isur/ dari berbagai sumber]

No comments