Pemuda Salopa Tasikmalaya Raih IPK Cumlaude 3,95 | Wisuda ke-79 Virtual UIN Bandung

Share:

INTRONEWS - Kendati dalam suasana pandemi Covid-19 Rektor UIN Bandung Prof Dr H Mahmud MSi melantik 1000 lulusan pada Wisuda ke-79 secara virtual melalui telekonferensi aplikasi zoom. Wisuda disiarkan langsung di kanal youtube UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Sabtu (24/10/2020).

Ke-1.000 wisudawan itu berasal dari Fakultas Ushuluddin 88 orang Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 227 orang; Fakultas Syariah dan Hukum 127 orang; Fakultas Dakwah dan Komunikasi 132 orang; Fakultas Adab dan Humaniora 77 orang; Fakultas Psikologi 14 orang; Fakultas Sains dan Teknologi 87 orang; Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 220 orang; S2 20 orang dan S3 8 orang.

Acara Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke-79 lulusan Program Sarjan, Magister dan Doktor UIN Sunan Gunung Djati Bandung dibuka secara resmi oleh Ketua Senat Universitas Prof Dr H Nanat Fatah Natsir MS.

Dalam sambutannya Prof Nanat mengucap selamat kepada seluruh Orangtua, Wali Wisudawan, Wisudawati, juga kepada Wisudawan, Wisudawati yang dilantik dan dikukuhkan oleh rektor yang telah berhasil mencapai jenjang pendidikan tinggi Program Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3) tahun akademik 2020/2021.

Jiwa Entrepreneur

Setelah lulus dari UIN SGD Bandung hendaknya wisudawan menjadi suri tauladan, menjadi pembuka lapangan pekerjaan, wirausahawan (entrepreneur) handal, jangan menjadi pencari kerja dan jangan menambah pengangguran seperti 3,7 juta orang pengangguran lainnya di Indonesia.

Lulusan harus mencontoh Rasulullah saw sebagai entrepreneur (pengusaha) sukses. Sejarah mencatat Nabi Muhammad yang usianya 63 tahun hanya 23 tahun menjadi Nabi dan Rasul, 28 tahun sebelumnya merupakan seorang pengusaha.

Rektor UIN Bandung Prof Dr H Mahmud MSi meminta lulusan tampil memberikan solusi dan bermanfaat bagi masyarakat.

Rektor menetapkan wisudawan peraih pujian kelulusan dengan IPK tertinggi sebanyak 46 orang dibacakan Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof Dr H Rosihon Anwar MAg. Salah satunya, Aden, Program Studi (Prodi) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dengan IPK 3,95. Aden beserta orangtuanya dipanggil ke depan panggung untuk menerima penghargaan dari Rektor sebagai mahasiswa inspiratif.

Pemuda asal Salopa Tasikmalaya ini telah mengarungi pahitnya hidup hingga ia berbuah manis. Bagi Rektor segala prestasi dan keberhasilan yang diraih Aden tidak bisa dilepaskan dari pendekatan intelektual, spiritual dan doa orangtua.

Untuk para mahasiswa, "Pesan saya tetap semangat, jangan menyerah, cepat lulus biar bisa melanjutkan kuliah atau bekerja sesuai dengan kemampuannya agar dapat membanggakan orang tua," pungkasnya.[isur/rls]

No comments