Allianz Indonesia Gelar Webinar “Ekonomi Syariah Untuk Negeri” di Era Pandemi Covid-19

Share:

Allianz Indonesia Selenggarakan Webinar “Ekonomi Syariah Untuk Negeri” di Era Pandemi Covid-19 ---

INTRONEWS -  Jakarta 17 November 2020 – Pandemi COVID-19 memberi dampak yang cukup signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Menurut Biro Pusat Statistik, kuartal III 2020 ekonomi Indonesia terkontraksi sebesar 3,49%, meski tidak sedalam kuartal II, tetapi pertumbuhannya masih di level negatif.

Di tengah kondisi ini, pemerintah mengadakan serangkaian program pemulihan ekonomi, termasuk yang melibatkan sektor keuangan ekonomi syariah. Benarkah ekonomi syariah bisa menjadi solusi bagi ekonomi Indonesia, terutama di tengah pandemi Covid-19?

Menurut M. Gunawan Yasni, Pakar Ekonomi Syariah, bicara ekonomi syariah berarti bicara inklusi ekonomi, keuangan, dan bisnis. Termasuk memikirkan social activities, karena ekonomi syariah bukan hanya memikirkan kepentingan dunia, tetapi juga akhirat.

Ekonomi syariah itu rahmatan lil alamin, bermanfaat bagi semua, karena sudah diterima secara global, bahkan dimulai oleh negara yang bukan mayoritas Muslim. Rahmatan lil alamin juga berarti bahwa ekonomi syariah harus bicara untuk kemanfaatan semua pihak.

"Karena syariah tidak hanya bicara soal profit, melainkan ada unsur tolong menolong di dalamnya,” kata M Gunawan Yasni, Pakar Ekonomi Syariah, pada webinar yang diselenggarakan Unit Usaha Syariah PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Syariah) beberapa waktu lalu.

Keyakinan yang sama juga dimiliki Allianz Life Syariah. Ekonomi syariah di Indonesia memiliki peran besar dalam pemulihan ekonomi. Apalagi menurut data Global Islamic Finance Report 2019, Indonesia menduduki peringkat pertama dalam pasar keuangan syariah global.

Di tengah pandemi, Allianz Life Syariah masih mencatat pertumbuhan hampir 5%. "Kami melihat bahwa situasi saat ini adalah momentum yang tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia mengenai konsep asuransi syariah dan pentingnya memiliki perlindungan terhadap berbagai risiko dalam kehidupan," ungkap Yoga Prasetyo, Pimpinan Unit Usaha Syariah, Allianz Life Indonesia..

Allianz Life Syariah, lanjut Yoga, juga aktif memberi pemahaman dan informasi kepada masyarakat tentang ekonomi maupun asuransi syariah melalui para tenaga pemasar dan ragam kegiatan seperti seminar online.

Selain itu, Allianz juga terus berinovasi memperkuat posisi di dalam segmen pasar yang potensial di Indonesia dan mendukung program pemerintah meningkatkan penetrasi asuransi, khususnya asuransi jiwa syariah.

Kampanye dan program yang terus Allianz Life Syariah jalankan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan asuransi jiwa sekaligus memberi edukasi kepada masyarakat melalui ragam produk Allianz Life Syariah yang kian disempurnakan.

Produk Syariah Fleksibel
Di webinar tersebut Yoga menambahkan, dalam situasi ekonomi yang fluktuatif seperti saat ini, perusahaan harus memiliki produk syariah yang fleksibel. Selain itu, perusahaan juga diharapkan dapat mendigitalisasi semua lini dan rutin berikan literasi untuk kelompok-kelompok yang masih belum memahami konsep syariah secara keseluruhan.

“Kami juga telah melakukan pengembangan saluran distribusi dan memberikan fasilitas pelayanan berbasis digital baik kepada mitra bisnis dan peserta, agar mampu menyesuaikan kebutuhan masyarakat di era digital ini," tandas Yoga.

Beberapa inisiatif yang sudah dilakukan antara lain dengan menyediakan platform layanan pengajuan asuransi, pelayanan terkait informasi polis dan klaim yang semuanya dapat dilakukan secara online.

"Semua ini dilakukan bersinergi dengan regulator, asosiasi dan seluruh pihak yang memiliki tujuan sama untuk menumbuhkan asuransi syariah di Indonesia,” tutup Yoga.[isur/rls]

No comments