BNN Kaltim Kunjungi BNN Kota Bandung Uji Banding Kelurahan Bersinar

Share:

INTRONEWS - Bandung - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Brigjen Pol Drs Imam Sumantri berkunjung ke Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kedatangan Imam Sumantri tersebut dalam rangka kunjungan kaji banding BNN Provinsi Kalimantan Timur tentang Pembentukan Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) di Jawa Barat, Rabu (18/11/2020).

Dalam kunjungan itu, Imam Sumantri didampingi 12 orang rombongan dari BNNP Kaltim. Kedatangan rombongan BNNP Kaltim itu, disambut Kepala BNN Kota Bandung, AKBP Deni Yus Danial, Kepala Badan Kesbangpol Kota Bandung, H Bambang Sukardi, serta Lurah Babakan Sari, Heri Susanto.

Turut hadir pula jajaran Polrestabes Bandung, Kasat Res Narkoba, Kasat Binmas, Kapolsek Kiaracondong serta Danramil Kiaracondong. Kegiatan kunjungan itu berlangsung mulai pukul 12.30 dan berakhir pada pukul 14.30 Wib.

Deni Yus Danial yang mengawali acara dalam sambutannya menjelaskan, program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), bukan hanya tugas BNN semata, tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama, karena itu diperlukan semua pihak untuk terus meningkatkan peran aktif dan kepedulian terhadap permasalahan narkoba.

Dalam kesempatan itu, ia pun memberi apresiasi terhadap pemerintahan Kota Bandung yang telah merespon Permendagri No. 12 Tahun 2019, tentang fasilitas pelaksanaan P4GN.

Untuk di Kota Bandung, selain terdapat peraturan daerah tentang P4GN, juga diperkuat dengan Keputusan Walikota No. 800/Kep.459/BKPB yang mengatur tim terpadu mengenai P4GN melibatkan pemerintahan Kota Bandung, kecamatan, kelurahan sampai ke RW dan RT yang implementasinya adalah Kelurahan Bersinar.

"Terbentuknya kelurahan bersinar, bertujuan untuk memberikan ruang seluas-luasnya agar kelurahan mampu melaksanakan P4GN secara mandiri. Sedangkan posisi BNN adalah sebagai fungsi teknis dan penggerak saja," ujar Deni.

Menurutnya, selain sebagai penggerak dalam hal kelurahan bersinar, BNN Kota Bandung pun telah memberikan advokasi dan edukasi terhadap empat sasaran lingkungan di  diantaranya lingkungan pekerja (pemerintah dan swasta), lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat dan terakhir lingkungan keluarga.

Sementara itu, Imam Sumantri menuturkan, kelurahan bersinar sangat strategis sekali dalam hal pencegahan dan penanggulangan bahaya narkoba. Melalui strategi ini  masyarakat bisa termobilisasi dengan baik dan produktif.

Upaya Inilah sebenarnya yang diinginkan pemerintah. Di Bandung dan Bali merupakan percontohan pelaksanaan program P4GN melalui kelurahan bersinar. Ini bisa dijadikan contoh untuk kota atau kabupaten lainnya di Indonesia.

Ia pun ingin mendapatkan referensi mengenai pelaksanaan kelurahan bersinar di Kota Bandung, karena mampu melaksanakan upaya P4GN secara terintegrasi seperti pembentukan regulasi, pembentukan relawan dan tim IBM, pelaksanaan kegiatan rehabilitasi, pemberantasan dan pencegahan dalam bentuk komunikasi informasi dan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta dapat memobilisasi kelurahan bersinar secara masif. 

"Sebagai oleh-oleh, kalau diperbolehkan, kami akan minta dokumen-dokumen pendukung kelurahan bersinar, untuk kami terapkan di Kalimantan Timur," pungkas Imam.[isur/rls]

No comments