Kata Siswandi, Petrus Reinhard Golose Mimpi Buruk bagi Gembong Narkoba

Share:

INTRONEWS - Tanpa mengecilkan kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelumnya, Ketua Umum Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) Brigjen Pol Purn ADV Drs Siswandi menilai kehadiran Irjen Petrus Reinhard Golose sebagai Kepala BNN yang baru, menjadi mimpi buruk bagi para gembong narkoba di Indonesia.

Saat dimintai komentarnya mengenai sosok Petrus Golose yang baru saja dilantik menjadi kepala BNN pusat, Siswandi Rabu (23/12/2020) kepada media ini mengatakan, Petrus Golose adalah sosok yang pantas menjadi kepala BNN.

Menurut Siswandi, Petrus Golose itu jenderal polisi hebat dan canggih. Ia berlatar belakang dari BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), ahli antisipasi teroris dan jago sistem IT. "Awas gembong narkoba, kehadiran beliau mimpi buruk bagi kalian," kata Siswandi serasa mendapat kekuata baru bagi GPAN.

Catatan kecil Petrus Golose, ia pernah turut serta menjadi Peace Keeping Force (UN-CIVPOL) di Kamboja-UNTAC tahun 1993 begitu pun di Bosnia tahun 2000-2001. Sering menjadi pembicara pada sejumlah seminar, kursus, pelatihan, dan workshop, khususnya berbicara soal money laundering, cyber crime, pemberantasan narkoba dan soal terorisme.

"Baginya, tak asing lagi soal narkoba, bahkan cara memberantasnya pun pasti akan lebih canggih. Ini ancaman besar bagi para bandar dan gembong narkoba di Indonesia," papar Siswandi sambil menambahkan, Petrus berbicara lantang persoalan terorisme, narkoba, dan cyber crime tersebut tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri.

Sejak tahun 2006, Petrus pernah menjabat Kepala Unit V IT dan & Cyber Crime Bareskrim Polri. Petrus Golose pernah menangani dua kasus hacking di Indonesia, yakni website KPU dan website Partai Golkar.

Catatan menarik lainnya dari Petrus Golose, ia termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim, yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005 silam.

Petrus mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Polisi Sutanto bersama para kompatriotnya, Tito Karnavian, Idham Azis, serta Rycko Amelza Dahniel, dkk. "Selamat atas posisinya sekarang sebagai Kepala BNN RI, berjuang demi Indonesia Bersih Narkoba," pungkas Siswandi.[isur]

No comments