Pria dan Pemimpin Sejati Selalu Siap Hadapi Masalah yang Berujung Solusi

Share:

PADA awal Juni 2009 lalu saya mendapat surat elektronik lagi dari Widyanto Duta Nugroho (Mas Widi). Surat itu masih saya simpan hingga saat ini. Penting kiranya untuk dijadikan renungan, barangkali apa yang ia katakan dalam suratnya dapat memotivasi diri saya.

Penasaran dengan isi suratnya, saya pun membaca dengan seksama untuk kemudian menjadi sebuah tulisan yang mungkin dapat berguna untuk para pria di seantero planet bumi ini. Saya pun mengajak ngobrol dengan Mas Widi, salah satu pertanyaannya yang mendasar soal jatidiri seorang pria, PRIA SEJATI.

Apa itu pria sejati? Bagaimana mungkin kita bisa menjadi pria sejati? Apakah seorang pria sejati juga seorang sosok pemimpin yang handal, bijak, adil, cerdas, tidak memihak, tidak kekanak-kanakan, atau tidak dungu?

Begini, saya punya sebuah pertanyaan untuk Anda:
Jika Anda MEMERAS buah jeruk, apa yang akan keluar dari buah jeruk tersebut? Sudah tentu SARI JERUK bukan? Bagaimana jika Anda MEMERAS buah jeruk tapi yang keluar 
malah SARI STROBERI? Berarti yang Anda peras bukanlah buah JERUK melainkan STROBERI.

Ukuran NILAI (VALUE) seorang Pria dinilai BUKAN pada saat dia CUAP-CUAP akan seberapa HEBAT dirinya, BUKAN pada saat dia MEMAMERKAN VALUE-nya dengan ROUTINE DHV (displayin higher value; term P.U.A), BUKAN pada saat dia memiliki banyak uang, mengenakan pakaian mewah, atau pun mendapatkan PUJIAN dari orang lain, melainkan pada saat ia DITEKAN dengan masalah-masalah berat.

Apa maksudnya?
Maksudnya adalah APA yang keluar dari Seorang Pria pada saat dia "diperas", itulah UKURAN NILAI-nya.

Pada saat seorang Pria DITEKAN oleh keadaan dan masalah, apakah yang keluar adalah:
+Kemarahan?
+Ketakutan?
+Ancaman?
+Alasan untuk menyalahkan Orang Lain, Takdir atau Kondisi?

ataukah:
+Tanggung Jawab untuk merubah keadaan, dan
+Solusi?

Ukuran ini BERLAKU untuk semua bidang...
Seorang Enterpeneur SUKSES adalah orang yang KELUAR dengan TANGGUNG JAWAB pada saat masalah berat menimpa perusahaannya.

Seorang Investor HANDAL adalah orang yang KELUAR dengan SOLUSI untuk terus memajukan investasinya betata pun sulitnya keadaan ekonomi.

Seorang Pemimpin BIJAK adalah orang yang KELUAR dengan SIKAP KEDEWASAAN pada saat menghadapi orang-orang selalu mengeluh dan merengek selayaknya seorang anak kecil.

Pertanyaan saya kepada Anda adalah:
Apa yang KELUAR dari diri Anda pada saat wanita MENGUJI NILAI Anda dengan TEKANAN-TEKANAN?

Seperti kita tahu bahwa wanita adalah makhluk penuh emosi yang PADA DASARNYA memerlukan Pria yang LEBIH  DEWASA DALAM BERFIKIR untuk dapat mengarahkan emosinya agar lebih stabil.

Wanita AKAN SELALU dan SELAMANYA menguji NILAI seorang pria dengan tekanan tekanan emosi baik itu SADAR maupun TIDAK SADAR.

Itu bukanlah HAL BURUK dari seorang wanita, melainkan sebuah TOLAK UKUR untuk kita para Pria dalam mengukur sebetapa DALAMNYA kedewasaan dan NILAI diri kita.

Oleh karena itu, pada saat wanita "MENGUJI" ANDA, apakah yang KELUAR dari dalam diri Anda? Apakah:

+Ketakutan, Keputusasaan dan NEEDY?
+Kemarahan, Kekesalan dan Frustasi?
+Ancaman, Keluhan dan Perilaku Kekanak-kanakan?

atau:
+KETENANGAN DIRI, TANGGUNG-JAWAB dan SOLUSI TERBAIK untuk KEDUA BELAH pihak?


Wanita dapat DENGAN SEGERA membaca NILAI seorang Pria dari UJIAN-UJIAN yang mereka berikan. BETAPA pun Anda tampak BERNILAI dari luar, NILAI itu tidak aka bertahan lama jika itu hanya sekedar KULITNYA saja. Hal yang amat sangat MEMIKAT wanita secara JANGKA PANJANG adalah NILAI SEBENARNYA yang Anda bangun dari DALAM DIRI ANDA.

Oleh karena itu, COBA lihat kembali diri Anda SEJUJUR-JUJURNYA tanpa harus merasa malu... Apakah Anda dapat KELUAR dengan TANGGUNG JAWAB dan SOLUSI TERBAIK  pada saat wanita "menguji" Anda ATAU tidak?

Jika jawaban Anda adalah YA, maka SUDAH DAPAT DIPASTIKAN bahwa Anda akan memiliki NILAI yang DENGAN SENDIRINYA akan MENARIK wanita untuk dekat dan bahagia dengan Anda.

Pria yang TAHAN UJI dan KELUAR dengan NILAI SESUNGGUHNYA pada saat dia ada dalam KONDISI SULIT akan SELALU SUKSES TIDAK HANYA *SEKEDAR* URUSAN WANITA, melainkan SELURUH ASPEK KEHIDUPANNYA.

Saya mengambil silogisme, PEMIMPIN yang gampang marah, tidak tahan uji, mengandalkan oligarkinya untuk memusuhi rakyat, memeras rakyat, atau sengaja megadudomba antar sesama rakyatnya, itu PEMIMPIN yang TIDAK TAHAN UJI. Bahkan pemimpin yang BERBAHAYA bagi negerinya.

Kalau pemimpin itu seorang pria, maka ia bukanlah pria SEJATI, tetapi pria pencipta ANTIPATI. Saat ditanya siapakah yang salah jika mendapati pria pemimpin yang seperti itu? Jawabannya, yang salah yang menciptakan kesalahan, yakni para pemilihnya. Maka, pilihlah pemimpin yang PRIA SEJATI.

Tentu saja itu bukan TAKDIR Tuhan. Sebab Takdir Tuhan tidak menciptakan keburukan, itu hanyalah usaha manusia menciptakan pemimpin, sedangkan pemimpin ciptaan Tuhan akan senantiasa melahirkan KEMAJUAN dan PERBAIKAN terhadap alam semesta. Tuhan selalu menciptakan SOLUSI bukan FRIKSI.[isur, yahoogroups.com]

No comments