GPAN Bagikan 300.000 Masker Dukung Pemerintah Sosialisasikan Program "Jakarta Bermasker"

Share:


JAKARTA
, intronews - Apapun
upaya dilakukan pemerintah untuk menurunkan angka penyebaran Covid-19 di Jakarta. Maka Program Jakarta Bermasker pun mulai diluncurkan Rabu (3/2/2021) oleh walikotif Jakarta Timur.

Program Jakarta Bermasker ditandai pembagian masker oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pangdam Jaya Mayjend TNI Dudung Abdurrahman.

Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI membagikan 100.000 masker tiap hari. Selain itu sosialisasikan memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak (3M) serta penegakan penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

Sementara itu dari organisasi massa dipelopori Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) yang sehari kemudian ikut ambil bagian menyediakan 300.000 masker.

Hari ini, Kamis (4/2/2021) masker itu akan GPAN bagikan 7000 pcs kepada  Polres Jakarta Barat, 7000 pcs ke Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya, 3500 pcs kepada OJOL Tekab, dan 3500 pcs masker kepada Camat Gambir.

"Pembagian masker kepada masyarakat luas insya Allah akan dilakukan minggu depan. Sekarang kita bantu-bantu instansi-instansi dulu," ungkap Ketua Umum GPAN Brigjen Pol Purn ADV Drs Siswandi kepada pers di Jakarta, Kamis pagi (4/2/2021).

Siswandi bersama personel GPAN turun langsung membagikan ribuan masker tersebut. Ini dimaksudkan Siswandi demi mendukung program pemerintah khususnya Jakarta Bermasker, alias Gerakan Jakarta Bermasker.

"300.000 pcs masker itu GPAN yang ngadain. Menggunakan karung kita bagikan ke instansi dan masyarakat. Satu karungnya berisi 3500 pcs masker kualitas terbaik dan standar kesehatan untuk memutus mata rantai Covid-19," kata SIswandi.

Mengenakan masker, lanjut Siswandi, tidak hanya melindungi pemakainya dan orang di sekitarnya dari ancaman Covid-19, tetapi masyarakat secara luas. Penyebaran virus ini dapat dikendalikan ketika semua orang benar-benar konsisten untuk memakai masker saat berada di luar rumah dan sedang berpergian.

Untuk meyakinkan manfaat masker, Siswandi mengutip hasil laporan ilmiah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC). Virus Corona dapat ditularkan oleh orang-orang tanpa gejala yang tidak menyadari dirinya terinfeksi.

Kelompok ini diperkirakan bertanggung jawab atas lebih dari 50 persen penularan. Pada April 2020 lalu CDC pernah merekomendasikan agar semua tetap memakai masker. Masker memblokade partikel sarat virus yang mungkin dipancarkan oleh orang yang terinfeksi.

"Jadi, apa susahnya pakai masker? Untuk itu saya dan GPAN berinisiatif menyediakan dan membagikan 300.000 pcs masker untuk menyelamatkan umat manusia dari pandemi Covid-19 agar tidak semakin menyebar," pungkas Siswandi.[isur]

No comments