Pra Munas, Ramai-Ramai 29 DPD se-Indonesia Dukung Evita Nursanty

Share:

JAKARTA, intronews.my.id – Situasi menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Keluarga Besar Putra Putri Polisi Republik Indonesia (KBPP Polri) makin menghangat. Dukungan terhadap calon terkuat semakin nyata. Berbagai pernyataan dukungan para ketua DPD PD KBPP Polri tingkat provinsi dilayangkan dalam sebuah acara di Jakarta.

Uniknya secara terbuka 29 DPD Pengurus Daerah KBPP Polri tingkat provinsi se-Indonesia menyataan dukungannya kepada Dr Evita Nursanty. Sementara 3 DPD lainnya menyatakan mendukung calon lain.

Menurut informasi yang didapat dalam acara tersebut, Minggu (28/02/2021), ketiga provinsi yang tidak mendukung Evita Nursanty antara lain Sulawesi Selatan (Sulsel), Jawa Tengah (Jateng), dan Sulawesi Barat (Sulbar).

Dengan demikian, 29 suara DPD yang mendukung pencalonan Evita Nursanty sebagai Calon Ketua  Umum KBPP Polri semakin memperkuat kemungkinan suksesi dikuasai Evita Nursanty, sang legislator (DPR RI) itu. Bahkan banyak peserta yang memprediksi terjadinya aklamasi.

“Mereka yang memilih Dr Evita Nursanty menyatakan dukungannya secara tertulis dan diserahkan kepada yang bersangkutan di depan para pengurus lainnya dan disiarkan kepada publik,” ungkap Brigjen Pol (P) ADV Drs Siswandi, salah satu pemerakarsa pertemuan jelang Munas tersebut.

Dalam demokrasi sangat termaklumi jika ada yang mendukung calon lainnya, para peserta Munas memaklumi kondisi tersebut. Sementara tiga DPD PD KBPP Polri tersiar kabar mendukung Bayu Priawan (pengusaha), namun tidak mendeklarasikan dukungannya secara  tertulis.

Bahkan di penghujung pertemuan itu Bayu dikabarkan mundur karena suara kalah telak. Sebelumnya tersiar kabar pencalonan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, namun nama itu kemudian tenggelam saat pertemuan awal para pengurus mengajukan dukungannya.

Di ruangan itu salah satu yang menyerahkan dukungan tertulis nampak H Mugi Sudjana selaku Ketua PD KBPP Polri Jawa Barat. Pria yang diketahui putra mantan Kapolwiltabes Bandung (dulu masih bernama Kapoltabes) itu menyerahkan langsung klausul dukungan tertulis yang diterima Evita Nursanty disaksikan pengurus DPD KBPP Polri lainnya se-Indonesia.

“Kami mendukung yang terbaik di antara yang baik. Yang penting bagaimana KBPP Polri ini maju dan ketua umum dapat mengayomi seluruh pengurus daerah dan anggota se-Indonesia,” ungkap Mugi Sudjana yang kesohor pendekar ormas berambut putih itu.

Munas akan dilaksanakan pada Senin 1 Maret 2021 di Jakarta, salah satu agendanya antara lain memilih sosok ketua umum pengganti Bimo Suryono yang sudah habis masa jabatannya. Sedangkan Bimo sendiri tidak ikut dalam bursa pencalonan dengan alasan ingin lebih konsentrasi mengurus bisnisnya.



Siapa sebenarnya sosok Evita Nursanty sehingga mendapat begitu dahsyat dukungan?
Evita Nursanty memang dianggap paling tepat untuk konstruksi kebutuhan KBPP Polri lima tahun ke depan. Evita kemudian tidak serta merta dengan melambungnya begitu banyak dukungan, ia berjanji akan mengapresiasi calon lain dan merangkul agar dapat bersama-sama membesarkan KBPP Polri.

Evita Nursanty lahir di Palembang 6 April 1960 ini adalah “sumando” Minang, Sumatera Barat. Itu sebabnya Evita memiliki hubungan emosional dengan Sumatera Barat. Kiprahnya di dunia politik, Srikandi yang satu ini sudah tiga periode menjadi anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah.

Suaminya praktisi pariwisata nasional Dr Iqbal Alan Abdullah, chairman Royalindo Group dan mantan Anggota DPR RI dari Fraksi Hanura. Iqbal tokoh perantau yang berasal dari Padang Pariaman.[isur/rls]

No comments