[YOUTUBE] Heboh dan Aneh, Abah Ukar Masih Hidup Meski Tertimbun Selama 5 Jam | Tragedi Longsor Cimanggung

Share:

 

SOBAT INTRO,
Semua orang meyakini setiap yang bernyawa pastilah akan mati .... Begitulah firman Tuhan dalam
QS Al-Ankabut ayat 57  

  كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Kematian dan faktor-faktor yang melatarbelakangi kejadiannya adalah takdir Tuhan. Umumnya, kematian dianggap proses pencabutan nyawa karena sudah mencapai waktu yang ditetapkan. Umur adalah pemberian Tuhan yang tidak bisa diganggu gugat. Umur juga bukan milik manusia.

Di sisi lain, ada manusia yang Tuhan pilih untuk mati dalam keadaan aman. Tapi ada juga yang Tuhan pilih untuk terus hidup meski terjebak dalam bencana hebat dan tragedi mengerikan. Pengalaman unik terjadi pada bencana longsor susulan di Dusun Bojongkondang Desa Cihanjuang, Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, pertengahan Januari 2021 lalu. 

Abah Ukar, Kang Amas, Siti Jenab, dan penduduk lainnya yang selamat dari amukan tanah longsor yang terjadi setengah delapan malam, merupakan contoh manusia yang dipilih untuk selamat. Dari contoh tiga orang ini, Abah Ukar terbilang paling unik. Ia sempat tertimbun tanah lumpur selama lima jam, namun masih bisa hidup hingga berita ini dilansir.

Bersama Ormas BBC dan Yayasan Pangeran Sumedang saat memberi bantuan, tim redaksi menelusuri rumah Abah Ukar yang letaknya hanya 200 meter dari lokasi kejadian. Dalam dialek Sunda, pria berusia 80 tahun ini dengan gaya khasnya ia menceritakan kejadian mengerikan yang menimpa dirinya. Ia sempat tertidur di dalam urugan tanah longsor saat kejadian itu.

SB: Abah Ukar | Korban Selamat Tragedi Longsor Cimanggung Sumedang

Lain halnya cerita Amas, ia yang pada longsor pertama sempat melihat lokasi kejadian. Kemudian ia tertarik pulang ke rumah dan enggan melihat longsor susulan --yang kata warga-- lebih dahsyat dan memakan lebih banyak korban. Amas justru tertarik untuk bikin posko bantuan. Ia pun akhirnya selamat dari tragedi maut itu.

SB: Amas | Korban Selamat - Ketua DPC Ormas BBC Cimanggung

Siti Jenab, pemilik madrasah di lokasi kejadian ini, sama sekali tidak tertarik untuk melihat rumahnya yang ikut tertimbun longsor susulan. Bahkan gedung sekolahnya ia rela robohkan agar tim evakuasi mendapat kemudahan akses.

SB: Siti Jenab | Korban Selamat - Guru Madrasah

Sementara itu di tempat terpisah, Ketua Umum Ormas BBC Haji Mugi Sudjana, menyarankan agar bantuan tepat sasaran kepada para korban. Tidak hanya bantuan saat ini, tetapi bantuan untuk kehidupan berikutnya para korban di pasca bencana.

SB: H. Mugi Sudjana |Ketua Umum Ormas BBC

Dimana ada takdir di situ ada kebersamaan, gotong-royong, kasih sayang, dan keinginan untuk melepaskan penderitaan sesama warga. Itulah watak yang melekat pada warga negeri ini. 

Dari Lokasi Longsor Cimanggung Sumedang | Isur Suryana melaporkan...

No comments