Ketum KBPP Polri Evita Nursanty Selamatkan Jabar dengan Menanam Ribuan Pohon Keras

Share:

SUMEDANG, intronews.my,id -  Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Besar Putra Putri Kepolisian Republik Indonesia (PP KBPP Polri) Dr Evita Nursanty MSc, mendapat sambutan antusias seluruh jajaran KBPP Polri se-Jawa Barat, di kawasan rawan longsor Cimanggung, Kab Sumedang, Jawa Barat, Kamis 8 April 2021.

Kedatangan Evita Nursanty untuk kali pertama ke Jawa Barat sejak dirinya dilantik menjadi Ketua Umum KBPP Polri bulan Maret 2021 lalu. Secara simbolis, Evita Nursanty yang juga anggota DPR RI ini, melakukan penanaman ribuan pohon keras.

Ketum berparas cantik dengan gaya milenial ini menyempatkan hadir di Sumedang Jawa Barat setelah sehari sebelumnya ia melantik Pengurus Daerah KBPP Polri Kepulauan Riau. Kedatangannya ke kawasan rawan longsor di sini terutama untuk menyelamatkan Jawa Barat dari bencana erosi maupun longsor dalam jangka panjang.

Di medio Januari 2021 lalu kawasan ini dilanda musibah hingga menewaskan 40 orang tertimbun longsor dari 65 orang yang menjadi korban. Korban lainnya luka berat 3 orang, dan luka ringan 22 orang. Kerugian material akibat longsor, antara lain 20 unit rumah tertimbun, 26 unit rusak berat, 3 unit rusak sedang, 350 unit terancam dan satu unit bangunan masjid. 


 

Bersama Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol Yuri Karsono SIK, DirBinmas Polda Jabar Kombes Pol Drs Supriyadi MSi, Ketua PD KBPP Polri Jabar H Mugi Sudjana, Camat  Cimanggung, Danramil setempat, Kapolsek Cimanggung, seluruh ketua Resort KBPP Polri se-Jabar, Ibu-ibu PKK, Karang Taruna, dan perwakilan masyarakat setempat, Evita Nursanty secara simbolis mencanangkan penanaman pohon keras di kawasan ini. Evita Nursanty kebagian menanam pohon jambu sebagai tanaman keras produktif.

Berbeda dari keumuman, penanaman pohon kali ini tidak sekadar tanaman keras anti longsor, tetapi tanaman keras produktif yang buahnya dapat dimanfaatkan masyarakat. Atas saran dan petunjuk Evita Nursanty, panitia diminta menyediakan tanaman keras sejenis mahoni, puspa, maupun suren dan albasia. Jenis tanaman dimaksud untuk menahan longsor dan menambah kekuatan serapan air.  

Sementara tanaman keras yang berbuah lainnya, antara lain lengkeng, duren, alpukat, nangka, manggis, sukun, maupun rambutan. Secara ekonomi tanaman itu bisa dinikmati masyarakat di masa mendatang. Menurut Ketua Panitia Penyelenggara Ir Maktal S Nugraha, dengan cara okulasi tanaman ini dalam waktu cepat akan menambah penghasilan masyarakat setempat.

Pohon untuk Kehidupan
Dalam pidato sambutannya, Evita Nursanty yang kehadirannya ke tempat itu didampingi Sekjen KBPP Polri Brigjen Pol ADV Drs Siswandi, Wasekjen John Kennedy SH, Bidang OKK Enita SH MH, dan Bidang Hukum Dr Cakra SH MH, mengapresiasi prakarsa penanaman pohon di kawasan rawan bencana.

Kata Evita, ini sangat penting, kegiatan sangat bermanfaat bagi nafas kehidupan kita, lingkungan hidup kita. Evita bahkan mengapresiasi inisiatif penanaman pohon ini. Pihaknya memprogramkan agar PD-PD lainnya di seluruh Indonesia melakukan hal serupa.

“Kelihatannya tak penting, padahal satu pohon memiliki arti luar biasa. Saya tanam satu pohon, warga di sini masing-masing tanam satu pohon, semuanya tanam satu-satu pohon. Kelak bisa menyelamatkan kita dari bahaya polusi udara, kita mendapatkan cadangan air yang cukup di musim kemarau, pohon juga menahan amukan angin, mengantisipasi datangnya banjir, bahkan terhindar dari bahaya longsor,” papar Evita Nursanty dengan nada lantang.

Tanaman akan Dijaga
Sementara Ketua PD KBPP Polri Jabar H Mugi Sudjana menambahkan, pihaknya sangat berbangga dengan pencanangan penanaman pohon oleh ketua umum. Ia mengapresiasi saran-saran ketua umum yang menilai positif langkah-langkah Jawa Barat.

“Semoga terus support dan Jabar akan selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Terutama agar kehadiran KBPP Polri di Jawa Barat dicintai masyarakat dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Mugi Sudjana yang menjamin pohon yang ditanam di kawasan itu akan dijaga oleh anggota KBPP Polri di daerah.

Apresiasi terhadap kedatangan Evita Nursanty pun datang dari Kapolda Jabar yang diwakili Direktur Binmas Polda Jabar Kombes Pol Drs Supriyadi MSi. Menurutnya, selain bermanfaat untuk lingkungan hidup, penanaman pohon juga menjawab persoalan pangan.

“Yang ditanam oleh Ibu Evita dan jajaran KBPP Polri menjawab kebutuhan masyarakat secara luas. Ini langkah hebat dan keren,” kata Supriyadi. Itu sebabnya masyarakat setempat harus bersyukur atas prakarsa penanaman pohon ini. Caranya, masyarakat merawat dan menjaga tanaman agar berkembang dan membuahkan hasil beberapa tahun mendatang.

Selepas seremoni simbolis penyerahan tanaman dan penanaman pohon di Kecamatan Cimanggung itu, ratusan orang dari tiga rombongan utama, yakni dari KBPP Polri, pasukan Brimob Poda Jabar, serta ibu-ibu PKK dan Karang Taruna serempak berjalan kaki menuju lokasi penanaman di lereng bukit, kawasan penyangga tidak jauh dari lokasi bencana longsor.

Ketua Umum KBPP Polri Dr Evita Nursanty MSc beserta rombongan begitu pun rombongan ketua KBPP Polri Jabar meninjau lokasi penanaman tersebut. Di ketinggian diatas 700 meter dpl tersebut Evita melihat langsung kondisi perumahan yang berada di lereng bukit. Angin sempat bertiup kencang tetapi prosesi penanaman tidak terganggu.[isur]

1 comment

Unknown said...

Kbpppolri is the best