Prof Mahmud: Jabar Jangan Jadi Basis Radikalisme | Seminar Moderasi Beragama FAH UIN Bandung

Share:

 


SUMEDANG, intronews.my.id - Rektor UIN SGD Bandung Prof Dr H Mahmud MSi akan menginisiasi pertemuan para rektor se Jawa Barat guna merumuskan konsep Moderasi Beragama. Tujuannya, agar Jabar jangan jadi Basis Radikalisme.


Demikian ajakan Rektor UIN Bandung tersebut kepada seluruh rektor di Jabar saat membuka Seminar Moderasi Beragama yang digelar Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) di Puri Khatulistiwa Sumedang, Kamis (29/04/2021). 


Seminar dihadiri Dekan FAH Dr H Setia Gumilar MSi; para wakil dekan; ketua/sekretaris jurusan; dan para dosen di lingkungan FAH. Ajakan rektor lebih diutamakan sebagai upaya untuk mengcegah berkembangnya faham dan gerakan radikalisme di kampus.


“Jangan biarkan Jawa Barat menjadi basis radikalisme,” tandas Prof Mahmud yang menginisiasi pertemuan para rektor guna merumuskan konsep moderasi beragama.


Ia juga mengaku sudah melakukan berbagai pertemuan dengan tokoh agama lain, dalam rangka pengayaan konsep moderasi beragama. "Nanti konsep mereka kita padukan dan terapkan di Rumah Moderasi Beragama UIN Bandung,” jelasnya.


Sementara itu di kata sambutannya, Dekan FAH Dr Setia Gumilar menegaskan, moderasi beragama ini sudah menjadi program kerja FAH dan UIN Bandung. Maka, perlu dirumuskan, nilai-nilai moderasi beragama seperti apa, yang bisa dimasukkan ke dalam kurikulum?


“FAH sendiri adalah fakultas yang humanis. Maka, sangat wajar jika FAH paling depan dalam mengawal Moderasi Beragama,” katanya.


Di masyarakat sering terdengar, ada orang mengaku beragama dalam mencerminkan beragama. “Nah, kita gali kembali nilai-nilai kemanusiaan yang sudah hilang atau memudar, seperti soal keadilan, kesetaraan, persamaan, toleransi, keterbukaan, saling menghormati, dan lain-lain," ungkap Setia Gumilar.


Kegiatan ini digelar selama empat hari: seminar Moderasi Beragama (29/04); workshop Jurnal Ilmiah Bereputasi (30/04); Workshop Merdeka Belajar Kampus Merdeka (03/05); dan Workshop Pedoman Penulisan Skripsi (04/05).


Seminar hari pertama membahas “Insersi Nilai-nilai Moderasi Islam dalam Kurikulum UIN SGD Bandung” oleh Prof Dr H Afif Muhammad, MA. Sesi kedua “Moderasi Beragama dalam Konteks Kesundaan dan Keindonesiaan” oleh Dr Hawe Setiawan MA.(isur/rls)

No comments