Setwan Kota Bandung Tak Bayar Sewa Jasa Bunga Anggrek? | Pejabat Pengganti Bagum DPRD Beralibi

Share:

BANDUNG, intronews.my.id - Proyek penyedia jasa peralatan dan perlengkapan kantor berupa sewa bunga angrek tahun 2019, senilai Rp111.99.624,- tidak bisa dibayarkan.

Itulah pernyataan Kepala Bagian umum (KaBagum) Sekretariat Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Bandung, Aep Indra Gunadi, yang diungkapkan kembali oleh pihak CV Previa selaku penyedia jasa.

Pembayaran tidak dilakukan karena tidak ada dalam Dokumen Pelaksanaan Anggara (DPA). Sontak, pernyataan itu pun langsung mendapat tanggapan serius dari pelaksana CV Previa selaku penyedia kegiatan.

Salah satu pengurus CV Previa yang saat ini identitasnya enggan disebutkan dalam press release ini, melalui WhatsApp, Rabu malam (28/4/2021) menulis, kepala Bagum Sekretariat DPRD Kota Bandung tidak bisa lepas tangan atas kegiatan tersebut.

Seperti yang dilansir laman formasnews.com, dari CV Previa menegaskan, secara kedinasan Bagum Setwan harus konsekwen. Jangan beralasan dan memberatkan kepada kedua belah pihak, yaitu pengusaha dan alamarhum Abah Djaja.

Konsekwensi Dinas itu, lanjutnya, harus dipertanggung jawabkan karena secara resmi pekerjaan sewa jasa bunga anggrek itu pekerjaannya nyata, tidak goib. Hal itu terbukti seperti yang tertera di Birms Pemerintah Kota Bandung. 


 “Secara logika tayangan pekerjaan Birms itu merupakan usulan dinas, dalam hal ini Bagum Sekretariat DPRD Kota Bandung. Maka, atas dasar itu pejabat pengganti Kepala Bagum Sekretariat Dewan harus professional dan jangan beralibi,” tuturnya.

Karenanya, dengan menayangkan atau di input Birms mengandung arti pihak Bagum Sekretariat DPRD Kota Bandung sudah mengambil Rencana Umum Pengadaan (RUP) dari Balap, Kode RUP-nya, baru dimasukin ke Birms.

“DPA-nya disitu, sudah ada dan jelas. Cuma kendalanya kalau memang misalnya DPA-nya ada kesalahan Kode Rekening (Kodrek) atau kesalahan nama dengan salah ketik, itu memang menjadi kendala. Tidak bisa dilanjutkan, dan harus dibatalkan,” ungkapnya.

Dengan pernyataan pejabat Bagum pengganti, dianggap tidak rasional kalau kegiatan sewa jasa bunga anggrek tidak ada DPA-nya. 

Pekerjaan itu DPA-nya ada, antara lain meliputi Sewa Sound System (700 unit), sewa karpet (16.000,00 Meter). Belanja sewa Infokus, Layar, sewa LCD dan Screen (45.00 unit/hari). Belanja sewa bahan/Bibit tanaman, Penempatan Banmus, Banggar, Loby dan Ruang Ketua, Sewa Bungan Anggrek (400,00 Tangkal) penempatan ruang–ruang pimpinan dan bagian gedung.

Bukan hanya itu, Surat Perjanjian Kontrak (SPK) juga sudah dikeluarkan dengan pembayaran langsung (LS) pada tahun anggaran 2020, dengan nomor bukti: 005/KUIT_SA/PR.XI/2020, Kodrek: 4.05.4.05.04.02.01.035.2.2.10.10.

“Olehkarena itu, dengan pernyataan pejabat Bagun penganti, yang dinilai akan membawa dampak kurang baik tehadap perusahaan, CV. Previa, berencana akan mengadukan masalah ini ke pihak lembaga keberatan konsumen,” tegasnya.(rls/formasnews.com)

No comments